HOME  ⁄  Ekonomi

Ribuan Warga Portugal Turun ke Jalan Tuntut Kenaikan Upah dan Hunian Terjangkau, Protes Biaya Hidup Meluas di Tiga Kota

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Ribuan Warga Portugal Turun ke Jalan Tuntut Kenaikan Upah dan Hunian Terjangkau, Protes Biaya Hidup Meluas di Tiga Kota
Foto: Para pengunjuk rasa memprotes kekurangan perumahan, lonjakan harga sewa, dan upah rendah di alun-alun Rossio, pusat kota Lisbon, Minggu (18/10/2026). Ribuan orang berpawai pada Sabtu (17/10/2026) melintasi pusat kota Lisbon atas seruan serikat pekerja CGTP untuk memprotes kondisi kehidupan yang kian sulit.

Pantau - Ribuan warga Portugal menggelar demonstrasi di Lisbon, Porto, dan Coimbra pada Sabtu (17/10/2026) untuk memprotes kenaikan biaya hidup serta menuntut peningkatan upah, perbaikan dana pensiun, dan penyediaan perumahan dengan harga terjangkau.

Aksi tersebut diorganisasi oleh Konfederasi Umum Pekerja Portugal (CGTP) sebagai bentuk protes terhadap kondisi ekonomi yang dinilai semakin membebani masyarakat.

Para demonstran membawa spanduk dan poster berisi tuntutan kenaikan gaji, penurunan beban biaya perumahan, serta peningkatan kualitas layanan publik.

Demonstrasi juga diikuti kelompok aktivis perumahan yang menuntut pemerintah mengambil langkah untuk mengatasi tingginya harga sewa.

Ribuan Demonstran Padati Pusat Kota Lisbon

Di Lisbon, ribuan pengunjuk rasa memulai aksi dari kawasan Cais do Sodre menuju Lapangan Rossio yang berada di pusat kota.

Demonstrasi dipimpin Sekretaris Jenderal CGTP Tiago Oliveira bersama anggota serikat pekerja dari berbagai kelompok.

Sepanjang perjalanan, massa meneriakkan slogan yang menentang rendahnya upah dan kenaikan biaya sewa tempat tinggal.

Para peserta juga membawa poster yang menyerukan kebijakan perumahan agar masyarakat memperoleh akses hunian dengan harga lebih terjangkau.

Selain demonstrasi jalanan, kelompok aktivis menjadwalkan aksi perkemahan sebagai bentuk protes terhadap persoalan perumahan.

Aksi perkemahan tersebut direncanakan dimulai di Lapangan Rossio pada pukul 17.00 waktu setempat.

Ribuan Warga Porto Tuntut Perbaikan Pensiun dan Layanan Publik

Demonstrasi serupa berlangsung di Porto dengan melibatkan beberapa ribu peserta yang bergerak dari Lapangan Batalha menuju Lapangan D. Joao I.

Massa menyampaikan tuntutan kenaikan upah, perbaikan pensiun, dan peningkatan layanan publik.

Sekitar 100 aktivis muda yang memperjuangkan hak atas perumahan turut bergabung dalam aksi tersebut.

Para aktivis membawa poster serta sebuah tenda sebagai simbol perjuangan memperoleh tempat tinggal yang layak.

Kedatangan kelompok aktivis disambut tepuk tangan peserta demonstrasi yang telah memenuhi kawasan lapangan hingga trotoar sekitarnya.

Juru bicara gerakan perumahan, Cristiana Leal, menyatakan bahwa mobilisasi masyarakat akan terus berlangsung sampai kondisi kehidupan warga mengalami perbaikan.

Kelompok tersebut juga menjadwalkan pertemuan terbuka bagi masyarakat di lapangan pada pukul 19.00 waktu setempat.

Polisi Bubarkan Perkemahan Protes Perumahan di Porto

Demonstrasi berlangsung setelah aparat kepolisian membubarkan perkemahan aktivis perumahan di Porto pada Kamis (15/10/2026) dini hari.

Operasi tersebut menjadi perhatian karena berkaitan dengan gerakan masyarakat yang menuntut akses perumahan terjangkau.

Pemimpin Partai Sosialis Portugal, Jose Luis Carneiro, menyampaikan solidaritas kepada para peserta demonstrasi.

Carneiro juga mengimbau demonstran agar menyampaikan aspirasi secara bertanggung jawab selama aksi berlangsung.

Ia meminta aparat keamanan memastikan setiap penggunaan kekuatan dilakukan secara tepat dan proporsional.

Selain itu, Carneiro meminta penjelasan mengenai tindakan kepolisian saat membubarkan perkemahan aktivis pada Kamis dini hari.

Penanganan operasi kepolisian tersebut sedang diperiksa oleh Inspektorat Jenderal Administrasi Dalam Negeri Portugal.

Aktivis Perumahan Berencana Melanjutkan Aksi

Kelompok aktivis perumahan menyatakan akan terus melakukan mobilisasi untuk memperjuangkan perbaikan kondisi kehidupan masyarakat.

Tuntutan mereka mencakup akses terhadap hunian terjangkau di tengah kenaikan harga sewa dan biaya hidup.

Sementara itu, serikat pekerja CGTP terus menyuarakan peningkatan pendapatan dan perlindungan kesejahteraan pekerja melalui aksi di sejumlah kota.

Demonstrasi di Lisbon, Porto, dan Coimbra menunjukkan adanya tuntutan bersama mengenai kebijakan upah, pensiun, perumahan, serta layanan publik di Portugal.

Penulis :
Gerry Eka
FLOII 2026