HOME  ⁄  Ekonomi

AHY Jadi Menko Berkinerja Terbaik Versi Survei Adidaya Institute, 49,8 Persen Responden Dukung Reshuffle Kabinet Prabowo

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

AHY Jadi Menko Berkinerja Terbaik Versi Survei Adidaya Institute, 49,8 Persen Responden Dukung Reshuffle Kabinet Prabowo
Foto: (Sumber :Hasil survei penilaian kinerja Menteri Koordinator dari Adidaya Institute. (ANTARA/HO-Adidaya Institute).)

Pantau - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menempati posisi teratas dalam survei Adidaya Institute mengenai penilaian kinerja tujuh menteri koordinator pada dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Berdasarkan hasil survei yang dipantau di Jakarta, Senin (19/10/2026), sebanyak 38,5 persen responden memilih AHY sebagai menteri koordinator dengan kinerja paling baik.

Posisi kedua ditempati Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra dengan perolehan 17,6 persen.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago berada di posisi ketiga dengan 10,6 persen.

Survei tersebut juga mencatat bahwa 49,8 persen responden mendukung pergantian atau perombakan pejabat dalam Kabinet Merah Putih dalam waktu dekat.

AHY Ungguli Enam Menteri Koordinator dalam Survei Adidaya Institute

Adidaya Institute melakukan survei pada 15–21 September 2026 dengan melibatkan 1.240 responden yang tersebar di 38 provinsi di Indonesia.

Survei tersebut meminta responden memberikan penilaian terhadap kinerja tujuh menteri koordinator dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Berikut hasil lengkap penilaian responden terhadap menteri koordinator dengan kinerja paling baik:

  • Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) – Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan: 38,5 persen.
  • Yusril Ihza Mahendra – Menko Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan: 17,6 persen.
  • Djamari Chaniago – Menko Politik dan Keamanan: 10,6 persen.
  • Airlangga Hartarto – Menko Perekonomian: 9,4 persen.
  • Abdul Muhaimin Iskandar – Menko Pemberdayaan Masyarakat: 9,4 persen.
  • Zulkifli Hasan – Menko Pangan: 7,7 persen.
  • Pratikno – Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan: 6,8 persen.

Hasil tersebut menempatkan AHY sebagai menteri koordinator dengan persentase penilaian tertinggi dalam survei Adidaya Institute.

Selisih perolehan AHY dengan Yusril yang berada di posisi kedua mencapai 20,9 poin persentase.

Sebanyak 46,5 Persen Responden Nilai Menteri Belum Bekerja Profesional

Selain mengukur penilaian terhadap kinerja menteri koordinator, survei Adidaya Institute juga menanyakan pandangan masyarakat mengenai profesionalisme anggota Kabinet Merah Putih.

Hasilnya, sebanyak 38,5 persen responden menilai para menteri dalam kabinet telah bekerja secara profesional.

Sementara itu, 46,5 persen responden memberikan penilaian sebaliknya.

Perbedaan kedua kelompok tersebut mencapai delapan poin persentase, dengan proporsi penilaian negatif lebih besar dibandingkan penilaian positif.

Laporan survei yang disampaikan tidak merinci jawaban kelompok responden lainnya.

Hampir Separuh Responden Dukung Reshuffle Kabinet Merah Putih

Adidaya Institute juga mengukur sikap responden terhadap kemungkinan perombakan atau reshuffle Kabinet Merah Putih.

Sebanyak 49,8 persen responden menyatakan setuju apabila pemerintah melakukan pergantian pejabat kabinet dalam waktu dekat.

Di sisi lain, sebanyak 31,4 persen responden menyatakan tidak setuju terhadap rencana perombakan kabinet.

Dengan demikian, persentase responden yang mendukung reshuffle lebih tinggi 18,4 poin persentase dibandingkan kelompok yang menolak.

Hasil tersebut merupakan gambaran sikap responden dalam survei dan bukan keputusan pemerintah mengenai perubahan susunan kabinet.

Survei Libatkan 1.240 Responden di 38 Provinsi

Adidaya Institute menyelenggarakan survei pada 15–21 September 2026 dengan populasi warga negara Indonesia yang tercatat dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilihan Presiden 2024.

Sebanyak 1.240 responden dipilih secara proporsional berdasarkan kepadatan jumlah pemilih dalam DPT di 38 provinsi.

Cakupan survei meliputi 122 kabupaten dan kota dengan basis data tempat pemungutan suara (TPS) berdasarkan nama dan alamat.

Teknik pengambilan sampel menggunakan metode probability sampling dengan pendekatan systematic sampling.

Survei tersebut memiliki toleransi kesalahan atau margin of error sekitar 2,78 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Hasil survei ini menjadi salah satu gambaran penilaian responden terhadap kinerja menteri koordinator, profesionalisme kabinet, dan wacana perombakan pemerintahan menjelang dua tahun masa kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026