
Pantau - Vietnam dan Asosiasi Perdagangan Bebas Eropa (EFTA) menandatangani perjanjian perdagangan bebas di Hanoi pada Minggu (18/10/2026) untuk memperluas akses pasar serta mengurangi hambatan perdagangan antara kedua pihak.
Perjanjian tersebut melibatkan empat negara anggota EFTA, yakni Norwegia, Swiss, Islandia, dan Liechtenstein.
Dilansir Vietnam News Agency, kesepakatan itu mencakup penghapusan dan penurunan tarif impor, penyederhanaan prosedur kepabeanan, serta pengaturan perlakuan terhadap investor.
Melalui perjanjian tersebut, negara-negara EFTA akan mempertahankan tarif impor nol persen untuk produk industri dan hasil laut asal Vietnam setelah kesepakatan mulai berlaku.
Sementara itu, Vietnam akan mengurangi atau menghapus tarif impor secara bertahap untuk sebagian besar produk serupa dari negara-negara EFTA dalam jangka waktu 11 tahun.
Vietnam dan EFTA Sepakati Penghapusan Tarif Impor
Perjanjian perdagangan bebas tersebut memberikan akses pasar bagi produk industri dan hasil laut yang diperdagangkan antara Vietnam dan negara-negara anggota EFTA.
Produk industri dan hasil laut asal Vietnam akan tetap memperoleh fasilitas tarif impor nol persen di pasar EFTA setelah perjanjian diberlakukan.
Sebaliknya, Vietnam menerapkan jadwal penurunan tarif secara bertahap hingga 11 tahun untuk sebagian besar produk industri dan hasil laut dari EFTA.
Kesepakatan tersebut juga mencakup sejumlah produk pertanian, termasuk keju, kopi, dan cokelat.
Produk-produk pertanian tertentu itu akan memperoleh akses bebas bea ke pasar Vietnam dengan ketentuan masa transisi hingga 16 tahun.
Perjanjian Atur Kepabeanan dan Perlindungan Investor
Selain pengurangan tarif, Vietnam dan EFTA menyepakati langkah penyederhanaan serta modernisasi prosedur kepabeanan.
Ketentuan tersebut diarahkan untuk meningkatkan transparansi dan mengurangi hambatan teknis dalam perdagangan.
Perjanjian itu juga mengatur perlakuan nasional bagi investor pada sejumlah sektor nonjasa.
Sektor yang tercakup antara lain pertanian, pertambangan, dan manufaktur, dengan beberapa pengecualian sebagaimana diatur dalam kesepakatan.
Pengaturan tersebut menjadi bagian dari ketentuan perdagangan dan investasi yang disepakati kedua pihak.
Perdagangan Vietnam dan EFTA Capai Hampir 2 Miliar Dolar AS per Tahun
Berdasarkan laporan Vietnam News Agency, nilai perdagangan bilateral Vietnam dengan negara-negara anggota EFTA rata-rata mencapai hampir 2 miliar dolar AS setiap tahun.
Produk ekspor utama Vietnam ke pasar EFTA meliputi makanan laut, alas kaki, tekstil, mesin, dan elektronik.
Sementara itu, Vietnam mengimpor sejumlah produk dari negara-negara EFTA, termasuk peralatan industri, bahan kimia, farmasi, dan material produksi.
Perjanjian perdagangan bebas yang ditandatangani pada 18 Oktober 2026 tersebut menjadi kerangka kerja sama baru bagi Vietnam dan empat negara anggota EFTA.
Pelaksanaan pengurangan dan penghapusan tarif akan mengikuti ketentuan serta masa transisi yang telah ditetapkan setelah perjanjian mulai berlaku.
- Penulis :
- Aditya Yohan




