
Pantau - Jaringan kereta api China mencatat rekor tertinggi sebanyak 3,71 miliar perjalanan penumpang sepanjang Januari hingga September 2026, meningkat 4,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
China State Railway Group Co., Ltd. (China Railway) melaporkan bahwa pencapaian tersebut merupakan jumlah perjalanan penumpang tertinggi yang pernah tercatat dalam tiga kuartal pertama.
Peningkatan jumlah perjalanan turut diikuti penambahan layanan kereta penumpang yang beroperasi setiap hari di berbagai wilayah China.
Sepanjang periode tersebut, rata-rata 11.511 kereta penumpang dioperasikan setiap hari atau meningkat 5,3 persen secara tahunan.
Pertumbuhan perjalanan didorong oleh meningkatnya kebutuhan transportasi untuk pariwisata, kegiatan pendidikan, perjalanan lintas perbatasan, serta kunjungan wisatawan mancanegara.
Perjalanan Kereta Wisata China Meningkat 25,5 Persen
China Railway mencatat peningkatan permintaan perjalanan untuk berbagai kegiatan wisata selama sembilan bulan pertama 2026.
Departemen perkeretaapian China merespons kebutuhan tersebut dengan memperluas layanan kereta khusus untuk wisata, kegiatan kebugaran, dan perjalanan edukasi bertema sejarah.
Sebanyak 2.860 kereta wisata dioperasikan di seluruh China sepanjang Januari hingga September 2026.
Jumlah tersebut meningkat 25,5 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Selain perjalanan wisata, China Railway mengoperasikan 947 kereta khusus untuk melayani penonton konser dan penggemar olahraga.
Layanan tersebut turut mendukung aktivitas ekonomi di sektor kuliner, perhotelan, dan pariwisata budaya di berbagai daerah.
Penumpang Kereta Lintas Perbatasan China Terus Bertambah
Pertumbuhan perjalanan kereta api China juga terjadi pada layanan transportasi lintas negara dan wilayah.
Jalur kereta China-Laos mencatat sebanyak 265.000 perjalanan penumpang lintas perbatasan selama tiga kuartal pertama 2026.
Angka tersebut meningkat 37,8 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025.
Sementara itu, jalur kereta cepat Guangzhou-Shenzhen-Hong Kong melayani lebih dari 25,8 juta perjalanan lintas perbatasan.
Jumlah perjalanan pada jalur tersebut meningkat 11,8 persen secara tahunan.
China Railway menyatakan peningkatan tersebut menunjukkan bertambahnya aktivitas perjalanan melalui jaringan kereta yang menghubungkan berbagai kawasan.
Wisatawan Asing Catat Lebih dari 19 Juta Perjalanan Kereta
Selain penumpang domestik, jumlah perjalanan kereta oleh wisatawan mancanegara di China juga mengalami pertumbuhan.
China Railway mencatat lebih dari 19 juta perjalanan penumpang asing selama Januari hingga September 2026.
Jumlah tersebut meningkat 33,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan ini terjadi seiring meningkatnya perjalanan masuk ke China yang turut didorong oleh kebijakan transit bebas visa.
China Railway menyesuaikan layanan transportasi untuk mengakomodasi meningkatnya kebutuhan perjalanan wisatawan internasional.
China Tambah Empat Jalur Kereta Cepat Baru pada September 2026
Peningkatan perjalanan penumpang juga berlangsung seiring perluasan jaringan perkeretaapian China, khususnya layanan kereta cepat.
Hingga akhir 2025, total panjang jalur kereta api yang beroperasi di China telah mencapai 165.000 kilometer.
Dari jumlah tersebut, lebih dari 50.000 kilometer merupakan jaringan kereta cepat.
Pada 28 September 2026, China membuka empat jalur kereta cepat baru yang menghubungkan sejumlah kota di berbagai provinsi.
Berikut empat jalur kereta cepat yang mulai beroperasi:
- Xiongan–Shangqiu, menghubungkan Provinsi Hebei di China utara dengan Provinsi Henan di China tengah.
- Xi'an–Ankang, menghubungkan dua wilayah di Provinsi Shaanxi, China barat laut.
- Yichang–Xingshan, menghubungkan wilayah di Provinsi Hubei, China tengah.
- Harbin–Yichun, menghubungkan dua kota di Provinsi Heilongjiang, China timur laut.
Pembukaan jalur tersebut menjadi bagian dari pengembangan jaringan kereta cepat untuk meningkatkan konektivitas antarkota dan antarwilayah.
China Targetkan Jaringan Kereta Cepat Capai 70.000 Kilometer pada 2035
China menargetkan total panjang jaringan kereta cepat mencapai 70.000 kilometer pada 2035.
Pengembangan tersebut dirancang melalui delapan koridor utama utara-selatan dan delapan koridor utama timur-barat.
Jaringan itu diproyeksikan menghubungkan kota-kota besar, kawasan perkotaan, serta pusat kegiatan ekonomi di seluruh China.
Perluasan infrastruktur tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas layanan transportasi untuk memenuhi kebutuhan perjalanan masyarakat yang terus bertambah.
- Penulis :
- Aditya Yohan




