
Pantau - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka melemah tajam sebesar 223,23 poin atau 4,31 persen ke posisi 4.961,88 pada perdagangan Senin pagi (19/10/2026).
Pelemahan juga terjadi pada indeks LQ45 yang berisi 45 saham unggulan dengan penurunan sebesar 28,06 poin atau 5,52 persen ke posisi 480,50.
Penurunan tersebut menunjukkan bahwa tekanan pada pembukaan perdagangan tidak hanya terjadi pada IHSG, tetapi juga pada kelompok saham unggulan di BEI.
IHSG Dibuka Turun 4,31 Persen
Berdasarkan data pembukaan perdagangan BEI, IHSG mengawali sesi pertama Senin dengan penurunan sebesar 223,23 poin.
Penurunan sebesar 4,31 persen tersebut membawa indeks acuan pasar saham Indonesia ke level 4.961,88.
Pelemahan ini terjadi setelah IHSG juga mengalami tekanan pada perdagangan sebelumnya, Jumat (16/10/2026).
Pada pembukaan perdagangan Jumat, IHSG sempat menyentuh level 5.393,92 setelah turun 469,86 poin atau 8,01 persen dari posisi penutupan sebelumnya sebesar 5.863,78.
Penurunan tajam pada perdagangan Jumat tersebut bahkan memicu penghentian sementara perdagangan atau trading halt di Bursa Efek Indonesia.
Indeks LQ45 Ikut Melemah 5,52 Persen
Selain IHSG, indeks LQ45 yang mencerminkan pergerakan 45 saham unggulan juga mengalami penurunan pada awal perdagangan Senin.
Indeks LQ45 tercatat melemah 28,06 poin atau 5,52 persen sehingga berada pada posisi 480,50.
Persentase penurunan LQ45 lebih besar dibandingkan pelemahan IHSG yang tercatat sebesar 4,31 persen.
Data tersebut menggambarkan tekanan terhadap saham-saham unggulan pada awal sesi perdagangan.
Hingga laporan pembukaan perdagangan ini disampaikan, belum terdapat rincian mengenai saham-saham yang menjadi penyumbang terbesar penurunan indeks maupun penyebab utama pelemahan pada Senin pagi.
- Penulis :
- Aditya Yohan




