HOME  ⁄  Ekonomi

Zulhas Umumkan Bantuan Beras Gratis 30 Kg untuk 33,2 Juta Penerima, Pemerintah Siapkan 1 Juta Ton Beras SPHP

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Zulhas Umumkan Bantuan Beras Gratis 30 Kg untuk 33,2 Juta Penerima, Pemerintah Siapkan 1 Juta Ton Beras SPHP
Foto: Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menghadiri panen raya padi di Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, Sabtu 24/10/2026 (sumber: ANTARA/Gusti)

Pantau - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengumumkan pemerintah menyiapkan bantuan beras gratis sebanyak 30 kilogram bagi 33,2 juta penerima manfaat saat menghadiri panen raya padi di Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, Sabtu.

Bantuan tersebut dialokasikan untuk tiga bulan, yakni Oktober, November, dan Desember, dengan jumlah masing-masing 10 kilogram beras per bulan bagi setiap penerima manfaat yang memenuhi ketentuan.

Pemerintah merencanakan penyaluran bantuan secara sekaligus sehingga setiap penerima manfaat dapat memperoleh total 30 kilogram beras gratis untuk memenuhi alokasi selama tiga bulan.

Selain bantuan pangan, Zulhas memaparkan kebijakan stabilisasi harga melalui penyediaan 1 juta ton beras dalam program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

Berbagai langkah tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat, meningkatkan produktivitas pertanian, dan mempercepat pencapaian swasembada pangan nasional.

Pemerintah Siapkan Beras Gratis untuk 33,2 Juta Penerima Manfaat

Zulkifli Hasan menjelaskan bahwa program bantuan beras gratis disiapkan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sekaligus mengurangi beban pengeluaran rumah tangga.

Sebanyak 33,2 juta penerima manfaat menjadi sasaran program bantuan pangan dengan alokasi 10 kilogram beras setiap bulan selama periode Oktober hingga Desember.

Melalui mekanisme penyaluran sekaligus, masyarakat yang memenuhi persyaratan direncanakan menerima 30 kilogram beras tanpa biaya.

Program tersebut diharapkan dapat menjaga kemampuan masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama ketika terjadi tekanan harga bahan pangan di pasaran.

Pemerintah juga menyiapkan kebijakan yang memperhatikan keseimbangan antara ketersediaan pangan, kemampuan daya beli masyarakat, dan keberlanjutan usaha pertanian.

Zulhas menekankan bahwa kebijakan pangan tidak hanya diarahkan untuk membantu konsumen mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau, tetapi juga memastikan petani memperoleh nilai ekonomi yang layak dari hasil panennya.

Pemerintah Siapkan 1 Juta Ton Beras SPHP untuk Stabilkan Harga

Selain menyalurkan bantuan beras gratis, pemerintah menyiapkan sebanyak 1 juta ton beras melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

Program tersebut menjadi salah satu instrumen pemerintah untuk menjaga ketersediaan pasokan sekaligus mengendalikan harga beras di pasaran.

Penyaluran beras SPHP diharapkan memberikan alternatif bagi masyarakat untuk memperoleh beras dengan harga lebih terjangkau ketika harga pasar mengalami kenaikan.

Kebijakan ini juga diarahkan untuk memastikan kebutuhan konsumsi masyarakat tetap terpenuhi melalui pasokan pangan yang tersedia secara berkelanjutan.

Pemerintah berupaya menjaga keseimbangan harga agar masyarakat tidak terbebani kenaikan harga beras, sementara petani tetap mendapatkan keuntungan yang layak dari kegiatan pertanian.

Stabilisasi pasokan dan harga menjadi salah satu langkah pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional dari sisi konsumsi dan distribusi.

Zulhas Dorong Perbaikan Irigasi dan Kemudahan Akses Pupuk

Dalam kegiatan panen raya di Kabupaten Batu Bara, Zulhas juga memaparkan sejumlah strategi untuk meningkatkan produksi pertanian sebagai bagian dari percepatan swasembada pangan nasional.

Salah satu langkah yang didorong pemerintah adalah perbaikan jaringan irigasi guna memastikan ketersediaan air bagi lahan pertanian.

Perbaikan infrastruktur pengairan diharapkan membantu petani mengoptimalkan pemanfaatan lahan produktif sekaligus mengurangi kendala yang dapat memengaruhi hasil panen.

Pemerintah juga berupaya mempermudah akses pupuk agar kebutuhan sarana produksi pertanian dapat terpenuhi secara optimal.

Kemudahan memperoleh pupuk menjadi bagian dari dukungan pemerintah untuk menjaga kelancaran kegiatan penanaman dan meningkatkan produktivitas lahan.

Selain itu, pemerintah memperkuat mekanisasi pertanian melalui penyediaan alat dan mesin pertanian atau alsintan untuk mendukung kegiatan budidaya hingga proses panen.

Penyediaan alsintan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kebutuhan setiap wilayah serta karakteristik lahan pertanian.

Penggunaan mesin pertanian diharapkan dapat mempercepat pengolahan lahan, meningkatkan efektivitas pekerjaan petani, dan mendukung kelancaran proses panen.

Dukungan berupa perbaikan irigasi, akses pupuk, dan penyediaan alsintan juga diarahkan untuk memperkuat kemampuan sektor pertanian menghadapi perubahan cuaca serta berbagai tantangan produksi pangan.

Pemkab Batu Bara Dukung Program Swasembada Pangan Nasional

Pemerintah Kabupaten Batu Bara menyatakan dukungannya terhadap berbagai kebijakan pemerintah pusat dalam memperkuat ketahanan pangan dan mewujudkan swasembada pangan nasional.

Sebagai salah satu daerah yang memiliki potensi pertanian di Sumatera Utara, Kabupaten Batu Bara diharapkan mampu meningkatkan pemanfaatan lahan produktif untuk mendukung produksi pangan.

Pemerintah daerah juga diharapkan mengoptimalkan penggunaan infrastruktur pertanian, khususnya jaringan irigasi dan alat mesin pertanian, agar kegiatan produksi berjalan lebih efektif.

Kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, petani, dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menjadi bagian penting dalam memastikan pelaksanaan kebijakan pangan di lapangan.

Kerja sama tersebut diarahkan untuk meningkatkan hasil pertanian, memperlancar distribusi bahan pangan, menjaga stabilitas harga, serta mendukung kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan panen raya di Kabupaten Batu Bara sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat kontribusi daerah terhadap ketahanan pangan di tingkat Sumatera Utara maupun nasional.

Pemerintah menempatkan peningkatan produksi pertanian sebagai salah satu prioritas untuk memperkuat ketersediaan pangan dalam negeri dan mengurangi hambatan menuju swasembada.

Melalui bantuan beras gratis, penyaluran beras SPHP, perbaikan irigasi, kemudahan akses pupuk, serta penyediaan alsintan, pemerintah berupaya memperkuat ketahanan pangan dari sisi produksi maupun konsumsi.

Keberhasilan mencapai swasembada pangan nasional diharapkan dapat didukung oleh peningkatan hasil pertanian, kelancaran distribusi, stabilitas harga, dan kemampuan masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau.

Penulis :
Leon Weldrick
FLOII 2026