HOME  ⁄  Ekonomi

Pemkab Gresik Rampungkan 259 Gerai Koperasi Merah Putih, 190 Koperasi Disiapkan untuk Verifikasi Operasional

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Pemkab Gresik Rampungkan 259 Gerai Koperasi Merah Putih, 190 Koperasi Disiapkan untuk Verifikasi Operasional
Foto: Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif (tengah) foto bersama usai menggelar rapat koordinasi percepatan operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Gresik, Jawa Timur. Pemerintah

Pantau - Pemerintah Kabupaten Gresik, Jawa Timur, mencatat sebanyak 259 gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) telah selesai dibangun hingga 19 Oktober 2026 dari total 356 koperasi berbadan hukum yang tersebar di wilayah tersebut.

Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif mengatakan pemerintah daerah terus mempercepat operasionalisasi koperasi agar fasilitas yang telah dibangun dapat dimanfaatkan untuk kegiatan usaha masyarakat.

Berdasarkan data Pemkab Gresik, masih terdapat enam gerai dalam proses pembangunan dan 91 gerai lainnya belum dibangun.

Pemerintah daerah juga telah menetapkan 190 koperasi sebagai sasaran verifikasi dan validasi kesiapan operasional.

Sebanyak 259 Gerai Koperasi Merah Putih Telah Selesai Dibangun

Asluchul Alif menjelaskan bahwa pembangunan gerai merupakan salah satu tahapan penting dalam pelaksanaan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Namun, keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh jumlah bangunan yang selesai, melainkan juga kemampuan koperasi menjalankan kegiatan ekonomi.

“Keberhasilan program ini tidak hanya diukur dari jumlah koperasi yang terbentuk atau bangunan gerai yang selesai, tetapi juga dari kemampuan koperasi menjalankan usaha secara produktif,” katanya dalam keterangan di Gresik, Minggu (25/10/2026).

Dari total 356 KDKMP yang telah memiliki badan hukum, sebanyak 330 merupakan koperasi desa.

Sementara itu, 26 lainnya merupakan koperasi kelurahan.

Hingga 19 Oktober 2026, pembangunan 259 gerai telah rampung atau sekitar 72,8 persen dari keseluruhan koperasi berbadan hukum.

Enam gerai masih dalam tahap pengerjaan, sedangkan 91 gerai lainnya belum memasuki tahap pembangunan.

Sebanyak 190 Koperasi Masuk Tahap Verifikasi Kesiapan Operasional

Pemkab Gresik menetapkan 190 KDKMP sebagai sasaran verifikasi dan validasi untuk memastikan kesiapan menjalankan kegiatan usaha.

Penetapan tersebut mengacu pada data Sistem Informasi Manajemen Koperasi Desa (SIMKOPDES).

Selain itu, pemerintah daerah mempertimbangkan rekomendasi lokasi yang telah dinyatakan siap menjalani proses pemeriksaan.

Verifikasi dan validasi kesiapan lokasi dilakukan oleh PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero).

Tahapan ini menjadi bagian dari upaya mempercepat pengoperasian koperasi yang telah dibentuk di tingkat desa dan kelurahan.

Meski demikian, jumlah koperasi yang sudah menjalankan kegiatan usaha secara aktif belum dirinci dalam keterangan pemerintah daerah.

Pemkab Gresik Libatkan TNI, Polri, dan Pemerintah Desa

Alif menekankan bahwa percepatan operasionalisasi Koperasi Merah Putih membutuhkan koordinasi berbagai pihak.

Pemerintah kecamatan dan desa diharapkan terlibat dalam mendukung kesiapan koperasi di wilayah masing-masing.

Dukungan juga diperlukan dari unsur TNI dan Polri untuk memperlancar pelaksanaan program.

Menurut Alif, koordinasi lintas sektor menjadi bagian penting agar pembangunan fasilitas dapat diikuti dengan kesiapan pengelolaan usaha.

Ia juga meminta seluruh pihak terkait menjalankan tugas sesuai kewenangan masing-masing.

Manajer Koperasi Diminta Profesional Mengelola Usaha

Selain pembangunan infrastruktur, Pemkab Gresik menyoroti pentingnya kualitas pengelolaan koperasi.

Alif meminta manajer koperasi mampu mengidentifikasi potensi ekonomi yang tersedia di desa dan kelurahan.

Manajer juga diharapkan menyusun strategi bisnis berdasarkan kebutuhan masyarakat serta peluang usaha setempat.

Kemampuan membangun kemitraan dan mengelola kegiatan usaha secara terencana menjadi perhatian pemerintah daerah.

Alif menegaskan bahwa pengelolaan koperasi harus dilakukan secara profesional dan dapat dipertanggungjawabkan.

Pembagian tugas antara manajer, pengurus, dan pengawas juga harus berjalan sesuai kewenangan agar tata kelola koperasi tetap terjaga.

Koperasi Merah Putih Diharapkan Perluas Pasar UMKM

Melalui pengembangan KDKMP, Pemkab Gresik berharap koperasi dapat menjadi wadah pengembangan produk unggulan desa dan kelurahan.

Koperasi juga diharapkan membantu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memperluas akses pasar.

Selain mendukung pemasaran produk lokal, keberadaan koperasi ditargetkan membuka peluang kerja bagi masyarakat.

Pemerintah daerah menilai kegiatan usaha yang produktif menjadi faktor penting agar manfaat program dapat dirasakan secara berkelanjutan.

Karena itu, penyelesaian pembangunan gerai akan terus diikuti dengan pemeriksaan kesiapan operasional dan penguatan pengelolaan koperasi.

Penulis :
Gerry Eka
FLOII 2026