
Pantau - Pekerja China Railway Group Limited mulai mendirikan rumah modular bagi warga terdampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,0 di wilayah Baqen, Kota Nagqu, Daerah Otonom Xizang, China barat daya, pada Sabtu (24/10/2026).
Pembangunan tahap pertama dilakukan di sebuah desa di Maru, wilayah Baqen, yang terdampak gempa pada 24 Oktober 2026.
Warga di desa tersebut menjadi kelompok pertama yang akan memanfaatkan rumah modular setelah bangunan mulai dipasang di lokasi terdampak bencana.
Pendirian rumah modular tersebut merupakan bagian dari upaya penyediaan tempat tinggal bagi masyarakat yang terdampak gempa.
Pekerja China Railway Mulai Dirikan Rumah Modular
Sejumlah pekerja China Railway Group Limited terlihat melakukan pemasangan rumah modular di kawasan permukiman terdampak gempa di Maru.
Proses pembangunan berlangsung pada Sabtu (24/10/2026), bertepatan dengan tanggal terjadinya gempa bumi magnitudo 7,0 di wilayah tersebut.
Dokumentasi foto Xinhua memperlihatkan para pekerja mendirikan sejumlah bangunan modular di lokasi yang telah disiapkan.
Foto udara juga menunjukkan aktivitas pemasangan rumah di kawasan desa terdampak gempa.
Rumah-rumah tersebut mulai ditempatkan untuk menyediakan fasilitas hunian bagi masyarakat yang membutuhkan tempat tinggal setelah bencana.
Warga Maru Jadi Kelompok Pertama Penerima Rumah
Desa di Maru, wilayah Baqen, menjadi lokasi pertama pemasangan rumah modular bagi warga terdampak gempa.
Pembangunan dilakukan setelah gempa berkekuatan magnitudo 7,0 mengguncang wilayah Baqen di Kota Nagqu.
Rumah modular yang mulai didirikan tersebut ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan tempat tinggal warga terdampak.
Namun, laporan yang tersedia belum merinci jumlah rumah modular yang akan dibangun maupun jumlah keluarga yang akan menempatinya.
Belum disebutkan pula kapan seluruh bangunan tahap pertama akan selesai dipasang dan siap digunakan.
Gempa Magnitudo 7,0 Guncang Wilayah Baqen di Xizang
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,0 melanda wilayah Baqen, Kota Nagqu, Daerah Otonom Xizang, China barat daya, pada Sabtu (24/10/2026).
Peristiwa tersebut menyebabkan sejumlah warga membutuhkan bantuan tempat tinggal di kawasan terdampak.
Pembangunan rumah modular menjadi salah satu langkah penanganan kebutuhan hunian setelah bencana.
Dalam dokumentasi yang dirilis Xinhua, kegiatan pemasangan bangunan melibatkan pekerja China Railway Group Limited.
Laporan tersebut berfokus pada proses pendirian rumah modular dan belum memuat informasi terperinci mengenai jumlah korban jiwa, korban luka, maupun total kerusakan akibat gempa.
Pemasangan Rumah Modular Menjadi Bagian Penanganan Pascagempa
Pendirian rumah modular di Maru menunjukkan dimulainya penyediaan hunian bagi kelompok warga terdampak gempa di wilayah Baqen.
Tahap pertama pembangunan difokuskan pada desa yang menjadi lokasi kegiatan pemasangan pada 24 Oktober 2026.
Para pekerja China Railway Group Limited melaksanakan pemasangan bangunan di lokasi tersebut, sebagaimana terlihat dalam sejumlah foto dari darat dan udara.
Keberadaan rumah modular diharapkan dapat membantu kebutuhan tempat tinggal masyarakat yang terdampak bencana.
Hingga Minggu (25/10/2026), belum tersedia keterangan lebih lanjut mengenai rencana perluasan pembangunan rumah modular ke desa-desa terdampak lainnya.
- Penulis :
- Gerry Eka




