HOME  ⁄  Ekonomi

IIF Salurkan Pembiayaan Rp601,4 Miliar untuk Pusat Data di Bekasi dan Rumah Sakit Jantung di Medan

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

IIF Salurkan Pembiayaan Rp601,4 Miliar untuk Pusat Data di Bekasi dan Rumah Sakit Jantung di Medan
Foto: (Sumber :Presiden Direktur & CEO IIF Rizki Pribadi Hasan (kedua dari kiri). (ANTARA/HO-IIF).)

Pantau - PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) menyalurkan pembiayaan sekitar Rp601,4 miliar untuk mendukung pembangunan infrastruktur digital dan layanan kesehatan melalui dua proyek di Bekasi, Jawa Barat, serta Medan, Sumatera Utara.

Pembiayaan tersebut diberikan kepada PT Digital Gayana Ekagrata (DGE) untuk pengembangan pusat data hyperscale GAIA Campus dan PT Medan Kardia Indonesia untuk pembangunan Medan Heart Center.

Presiden Direktur dan CEO IIF Rizki Pribadi Hasan mengatakan pembiayaan kedua proyek tersebut diarahkan untuk memperkuat infrastruktur digital sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan spesialis.

“Bagi IIF, sebuah inisiatif pembiayaan diukur tidak hanya dari penyelesaian proyek, tetapi juga dari nilai jangka panjang dan dampak positif yang dihadirkan bagi dunia usaha dan masyarakat,” kata Rizki dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (27/10/2026).

IIF Kucurkan Rp358,3 Miliar untuk Pusat Data GAIA Campus di Bekasi

IIF menyalurkan pembiayaan kepada PT Digital Gayana Ekagrata melalui fasilitas pinjaman sindikasi senilai 20 juta dolar AS atau sekitar Rp358,3 miliar.

Nilai konversi tersebut menggunakan kurs Rp17.916 per dolar AS pada 24 September 2026.

Pembiayaan ini digunakan untuk mendukung pengembangan tahap pertama GAIA Campus, sebuah pusat data berskala besar atau hyperscale di kawasan Greenland International Industrial Center (GIIC), Bekasi, Jawa Barat.

Proyek tersebut mencakup pembangunan fasilitas CGK1 dan CGK2 dengan kapasitas gabungan mencapai 58,9 megawatt (MW).

Pusat data tersebut dirancang untuk menyediakan infrastruktur penyimpanan dan pengelolaan data serta mendukung berbagai layanan berbasis teknologi.

IIF berharap keberadaan fasilitas itu dapat meningkatkan keandalan infrastruktur digital bagi perusahaan dan berbagai sektor industri.

Pengembangan pusat data tersebut juga diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi digital dan mempercepat transformasi digital di Indonesia.

Medan Heart Center Terima Pembiayaan Rp243,11 Miliar

Selain sektor digital, IIF memberikan fasilitas pembiayaan sebesar Rp243,11 miliar kepada PT Medan Kardia Indonesia.

Dana tersebut dialokasikan untuk mendukung pembangunan dan operasional Medan Heart Center di Medan, Sumatera Utara.

Medan Heart Center dikembangkan sebagai Rumah Sakit Khusus Jantung Kelas B dengan kapasitas minimal 75 tempat tidur.

Rumah sakit tersebut akan dibangun di atas lahan seluas sekitar 5.300 meter persegi dengan total luas bangunan kurang lebih 8.000 meter persegi.

Fasilitas kesehatan ini direncanakan memiliki layanan diagnostik, tindakan intervensi, serta perawatan penyakit jantung dan pembuluh darah.

Pengembangan Medan Heart Center diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan kardiovaskular di Medan dan wilayah sekitarnya.

Keberadaan rumah sakit tersebut juga ditujukan untuk mengurangi kebutuhan rujukan pasien ke fasilitas kesehatan yang berlokasi jauh dari tempat tinggal mereka.

IIF Targetkan Pembiayaan Infrastruktur Berikan Manfaat Ekonomi dan Sosial

Rizki menjelaskan dukungan terhadap pembangunan pusat data ditujukan untuk memenuhi kebutuhan infrastruktur digital yang andal dan dapat dikembangkan sesuai peningkatan kebutuhan.

Sementara itu, pembiayaan Medan Heart Center diarahkan untuk meningkatkan ketersediaan layanan kesehatan spesialis bagi masyarakat Sumatera Utara.

Menurut IIF, kedua transaksi tersebut merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam menyediakan solusi pembiayaan yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing proyek.

Perusahaan juga menekankan pentingnya dampak jangka panjang dari pembiayaan infrastruktur terhadap kegiatan usaha dan pelayanan publik.

Melalui layanan pembiayaan dan konsultasi atau advisory, IIF menyatakan akan terus mendukung proyek infrastruktur yang dapat memperkuat daya saing nasional.

Dukungan tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas layanan publik dan berkontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026