
Pantau - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) kembali menggelar lokakarya sertifikasi halal gratis bagi 61 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Cibubur dan Pontianak sepanjang Oktober 2026 untuk meningkatkan daya saing produk dan memperluas peluang pasar.
Program tersebut merupakan bagian dari upaya BCA membantu pelaku UMKM memperoleh akses sertifikasi halal sekaligus meningkatkan kapasitas usaha dan kepercayaan konsumen terhadap produk yang dipasarkan.
EVP Corporate Communication and Social Responsibility BCA, Hera F Haryn, mengatakan bahwa fasilitas sertifikasi halal gratis diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi produk UMKM dan membuka kesempatan usaha yang lebih luas.
“Melalui inisiatif ini, kami berharap semakin banyak pelaku UMKM yang memperoleh akses sertifikasi halal sehingga mampu meningkatkan nilai tambah produk dan menangkap peluang pasar yang lebih luas,” kata Hera dalam keterangan pers di Jakarta, Selasa (27/10/2026).
Selain memberikan fasilitas sertifikasi halal, BCA juga menyediakan akses layanan perbankan bagi peserta untuk mendukung pengembangan dan aktivitas usaha mereka.
Sebanyak 61 UMKM Ikuti Lokakarya Sertifikasi Halal Gratis BCA
Hera menjelaskan bahwa lokakarya sertifikasi halal gratis di Cibubur dilaksanakan pada 13 Oktober 2026 dengan mengambil lokasi di Kantor Cabang Utama (KCU) BCA Cibubur.
Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 22 pelaku UMKM yang mendapatkan kesempatan mengakses fasilitas sertifikasi halal melalui program yang diselenggarakan BCA.
Setelah pelaksanaan di Cibubur, BCA kembali menggelar lokakarya serupa di KCU Pontianak pada 21 Oktober 2026.
Kegiatan di Pontianak berhasil menjaring sebanyak 39 pelaku UMKM yang mengikuti rangkaian program fasilitasi sertifikasi halal gratis.
Dengan demikian, total peserta dari kedua kegiatan tersebut mencapai 61 pelaku UMKM, terdiri atas 22 peserta di Cibubur dan 39 peserta di Pontianak.
Seluruh peserta mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan pemahaman mengenai sertifikasi halal sebagai salah satu aspek yang dapat mendukung pengembangan usaha dan pemasaran produk.
BCA menilai bahwa kepemilikan sertifikasi halal dapat membantu meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus memperkuat posisi produk UMKM dalam menghadapi persaingan pasar.
Peserta Juga Dapat Mengakses Layanan Perbankan dan QRIS
Selain fasilitas terkait sertifikasi halal, peserta lokakarya memperoleh akses terhadap sejumlah solusi layanan perbankan yang disediakan BCA.
Layanan tersebut mencakup pembukaan rekening serta penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) untuk mendukung transaksi pembayaran digital dalam kegiatan usaha.
Penyediaan fasilitas perbankan ini menjadi bentuk dukungan tambahan agar pelaku UMKM dapat memanfaatkan layanan keuangan dalam menjalankan dan mengembangkan usahanya.
Melalui penggunaan QRIS, pelaku usaha memiliki pilihan metode pembayaran digital yang dapat digunakan dalam transaksi dengan konsumen.
BCA juga berupaya menggabungkan dukungan sertifikasi halal dan layanan perbankan sebagai bagian dari penguatan kapasitas pelaku UMKM.
Hera menjelaskan bahwa program tersebut diselenggarakan untuk membantu UMKM menjadi lebih tangguh dalam menghadapi tantangan usaha serta persaingan pasar yang semakin kompetitif.
Sejak 2023, Program BCA Jangkau Lebih dari 6.000 Peserta
Hera mengungkapkan bahwa lokakarya sertifikasi halal gratis yang diselenggarakan pada Oktober 2026 merupakan kelanjutan program BCA yang telah berjalan sejak 2023.
Sejak pertama kali dilaksanakan, program tersebut telah menjangkau 23 kabupaten dan kota yang tersebar di 15 provinsi di Indonesia.
Hingga Oktober 2026, BCA mencatat lebih dari 6.000 peserta telah mengikuti program lokakarya sertifikasi halal gratis tersebut.
Dari rangkaian pelaksanaan program, lebih dari 4.000 sertifikat halal telah berhasil diterbitkan bagi pelaku usaha yang mengikuti proses fasilitasi sertifikasi.
Capaian tersebut menjadi bagian dari upaya BCA memperluas akses sertifikasi halal bagi pelaku UMKM di berbagai wilayah Indonesia.
Sebelum menggelar kegiatan di Cibubur dan Pontianak, BCA juga telah menyelenggarakan lokakarya serupa di sejumlah kantor cabang lainnya sepanjang 2026.
Salah satu kegiatan sebelumnya berlangsung di KCU Kubu Raya dengan jumlah peserta sebanyak 54 pelaku UMKM.
BCA juga menyelenggarakan lokakarya sertifikasi halal gratis di KCU Tanjung Priok yang diikuti sebanyak 114 peserta.
Jika digabungkan dengan kegiatan di Cibubur dan Pontianak, empat penyelenggaraan lokakarya tersebut telah menjangkau sebanyak 229 pelaku UMKM sepanjang 2026.
BCA Dorong UMKM Tingkatkan Kualitas dan Daya Saing Produk
Hera menegaskan bahwa keberlanjutan program sertifikasi halal gratis merupakan salah satu langkah BCA dalam mendukung pertumbuhan dan pengembangan UMKM nasional.
Menurutnya, sertifikasi halal menjadi salah satu aspek penting yang dapat membantu pelaku usaha meningkatkan kualitas produk serta memperluas jangkauan pemasaran.
BCA berharap semakin banyak pelaku UMKM dapat memenuhi ketentuan sertifikasi halal yang berlaku melalui fasilitas yang disediakan dalam program tersebut.
“Kami berharap program ini dapat membantu semakin banyak UMKM memenuhi ketentuan sertifikasi halal, meningkatkan kualitas dan daya saing produk, serta memperluas peluang usaha di tengah persaingan pasar yang semakin kompetitif,” ujar Hera.
BCA menilai peningkatan kualitas dan daya saing produk menjadi faktor penting bagi pelaku UMKM untuk mempertahankan sekaligus mengembangkan usaha di tengah persaingan pasar.
Melalui lokakarya sertifikasi halal gratis dan penyediaan akses layanan perbankan, BCA berupaya memberikan dukungan yang dapat dimanfaatkan pelaku usaha dalam meningkatkan kapasitas bisnis mereka.
Hera menyatakan bahwa BCA akan terus mendorong berbagai inisiatif yang memberikan nilai tambah bagi pertumbuhan dan perkembangan UMKM di Indonesia.
Keberlanjutan program sejak 2023, dengan lebih dari 6.000 peserta dan penerbitan lebih dari 4.000 sertifikat halal, menjadi bagian dari komitmen BCA dalam mendukung peningkatan daya saing produk, kepercayaan konsumen, dan perluasan peluang pasar UMKM nasional.
- Penulis :
- Shila Glorya




