HOME  ⁄  Ekonomi

OJK Apresiasi Dukungan ASEAN terhadap Reformasi Pasar Modal Indonesia, Fokus Perkuat Transparansi dan Perlindungan Investor

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

OJK Apresiasi Dukungan ASEAN terhadap Reformasi Pasar Modal Indonesia, Fokus Perkuat Transparansi dan Perlindungan Investor
Foto: (Sumber :Tangkapan layar Deputi Komisioner Stabilitas Sistem Keuangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Agus E. Siregar. ANTARA/ (Muhammad Baqir Idrus Alatas).)

Pantau - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengapresiasi dukungan ASEAN Capital Markets Forum (ACMF) terhadap reformasi pasar modal Indonesia yang berfokus pada peningkatan transparansi, penguatan penegakan hukum, serta peningkatan likuiditas untuk memperkuat kepercayaan investor dan daya saing pasar modal nasional.

Deputi Komisioner Stabilitas Sistem Keuangan OJK Agus E. Siregar menyampaikan bahwa dukungan ACMF menjadi bentuk pengakuan regional terhadap berbagai langkah pembenahan yang sedang dilakukan Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan melalui keterangan resmi OJK di Jakarta, Kamis (29/10/2026).

"OJK mengapresiasi dukungan ACMF sebagai bentuk pengakuan regional terhadap langkah-langkah reformasi pasar modal Indonesia sekaligus momentum untuk terus memperkuat integritas, kredibilitas, dan daya saing pasar modal nasional,” ujar Agus.

OJK menegaskan komitmennya untuk melanjutkan agenda reformasi pasar modal secara konsisten dan berkelanjutan agar industri keuangan nasional semakin transparan, efisien, dan memiliki daya saing di tingkat internasional.

OJK Perkuat Transparansi dan Penegakan Hukum Pasar Modal

Agus menjelaskan bahwa reformasi pasar modal Indonesia mencakup sejumlah langkah strategis untuk memperkuat kualitas penyelenggaraan dan pengawasan industri.

Salah satu fokus utama reformasi tersebut adalah penguatan tata kelola untuk memastikan kegiatan pasar modal berjalan sesuai prinsip transparansi dan akuntabilitas.

OJK juga berupaya meningkatkan kualitas keterbukaan informasi agar investor dan pelaku pasar memperoleh informasi yang memadai dalam mengambil keputusan investasi.

Selain itu, efektivitas pengawasan dan penegakan hukum menjadi perhatian dalam pelaksanaan agenda reformasi pasar modal.

Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat integritas pasar sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap industri keuangan nasional.

Pengembangan struktur pasar yang semakin likuid dan efisien juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan daya saing pasar modal Indonesia.

“Berbagai langkah tersebut merupakan bagian dari upaya OJK untuk memperkuat pelindungan investor, meningkatkan kepercayaan pelaku pasar, serta memastikan pasar modal Indonesia terus berkembang sejalan dengan praktik terbaik dan standar internasional,” ujar Agus.

ASEAN Capital Markets Forum Dukung Reformasi Regulasi Indonesia

ACMF merupakan forum kerja sama regulator pasar modal di kawasan Asia Tenggara yang beranggotakan 11 negara.

Forum tersebut menjadi salah satu badan sektoral ASEAN yang berperan dalam memperkuat koordinasi dan kerja sama antarotoritas pasar modal di kawasan.

OJK tercatat aktif berpartisipasi dalam berbagai kelompok kerja serta pertemuan tingkat tinggi atau High-Level Meeting yang diselenggarakan ACMF.

Dalam pernyataan resminya, ACMF menyampaikan dukungan terhadap berbagai langkah reformasi strategis yang sedang dijalankan Indonesia.

Dukungan tersebut diberikan sebagai bagian dari upaya mendorong pengembangan pasar modal nasional menuju standar yang lebih tinggi.

ACMF juga mengakui kemajuan Indonesia dalam melakukan reformasi regulasi pasar modal.

Forum regulator tersebut menegaskan dukungannya terhadap keberhasilan pelaksanaan reformasi serta dampak jangka panjang yang diharapkan dari berbagai kebijakan tersebut.

Indonesia Dinilai Berperan Penting dalam Kerja Sama Pasar Modal ASEAN

ACMF menempatkan Indonesia sebagai salah satu anggota penting dalam kerja sama regulator pasar modal di kawasan ASEAN.

Peran tersebut tercermin dari keterlibatan aktif OJK dalam berbagai agenda dan kelompok kerja yang membahas pengembangan pasar modal regional.

Dukungan ACMF terhadap reformasi pasar modal Indonesia juga menunjukkan adanya perhatian kawasan terhadap upaya penguatan regulasi dan tata kelola industri keuangan nasional.

Bagi OJK, pengakuan regional tersebut menjadi dorongan untuk terus meningkatkan integritas serta kredibilitas pasar modal Indonesia.

Reformasi yang sedang dijalankan diarahkan untuk menciptakan struktur pasar yang lebih transparan, likuid, dan efisien.

Perlindungan Investor Jadi Prioritas Reformasi Pasar Modal

OJK menegaskan bahwa perlindungan investor merupakan salah satu tujuan utama dari berbagai kebijakan reformasi pasar modal.

Penguatan keterbukaan informasi, pengawasan, serta penegakan hukum diharapkan dapat mendukung terciptanya kegiatan investasi yang lebih terpercaya.

Selain meningkatkan kepercayaan investor, reformasi tersebut juga ditujukan untuk memastikan pasar modal Indonesia berkembang sesuai praktik terbaik dan standar internasional.

Melalui dukungan ACMF dan keterlibatan aktif dalam kerja sama regulator ASEAN, OJK berkomitmen melanjutkan pembenahan pasar modal secara berkelanjutan.

Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat posisi pasar modal Indonesia dalam kerja sama keuangan regional sekaligus meningkatkan daya saing industri investasi nasional.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026