
Pantau - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) resmi membuka layanan KM Dorolonda di Pelabuhan Donggala, Sulawesi Tengah, Sabtu (31/10/2026), untuk memperkuat konektivitas transportasi laut, memperluas akses perjalanan masyarakat, dan mendukung aktivitas ekonomi antardaerah.
Sekretaris Perusahaan Pelni Ditto Pappilanda mengatakan penambahan Pelabuhan Donggala dalam rute KM Dorolonda merupakan bagian dari upaya perusahaan memperluas jangkauan pelayanan transportasi laut nasional.
"Kehadiran KM Dorolonda ini diharapkan dapat memperkuat konektivitas transportasi laut sekaligus mendukung mobilitas masyarakat di wilayah Sulawesi Tengah dan sekitarnya," kata Ditto saat dikonfirmasi di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu.
KM Dorolonda Angkut 1.075 Penumpang dari Donggala Menuju Bitung
Pada pelayaran perdananya, KM Dorolonda tiba di Pelabuhan Donggala pada Sabtu pukul 07.05 WITA.
Kapal tersebut kemudian melanjutkan perjalanan menuju Bitung, Sulawesi Utara, pada pukul 09.00 WITA.
Pelni mencatat sebanyak 222 penumpang turun di Pelabuhan Donggala, sedangkan 107 penumpang naik untuk melanjutkan perjalanan.
Selain itu, terdapat 968 penumpang lanjutan yang tetap berada di atas kapal saat singgah di Donggala.
Dengan demikian, KM Dorolonda bertolak dari Pelabuhan Donggala dengan membawa total 1.075 penumpang.
Kapal penumpang milik Pelni tersebut memiliki kapasitas angkut sekitar 2.000 orang.
Rute KM Dorolonda Hubungkan Sulawesi Tengah dengan Jawa hingga Papua
KM Dorolonda melayani rute pelayaran Surabaya–Balikpapan–Donggala–Bitung–Ternate–Sorong–Manokwari–Nabire–Serui–Jayapura untuk perjalanan pergi dan pulang.
Masuknya Donggala dalam jalur pelayaran tersebut memberikan tambahan pilihan transportasi bagi masyarakat Sulawesi Tengah yang hendak bepergian ke berbagai wilayah Indonesia.
Pelni berharap layanan ini dapat mempermudah mobilitas penumpang sekaligus mendukung kegiatan ekonomi di Kabupaten Donggala dan daerah sekitarnya.
“Dengan mulai disinggahinya Pelabuhan Donggala, masyarakat memiliki pilihan perjalanan yang lebih luas untuk terhubung dengan berbagai daerah. Kami berharap layanan ini dapat mendukung mobilitas masyarakat sekaligus mendorong aktivitas ekonomi di Donggala dan wilayah sekitarnya,” ujar Ditto.
Penambahan layanan tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerataan akses transportasi laut, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan konektivitas antarpulau.
Pelni Apresiasi Dukungan Pemerintah Daerah dan Otoritas Pelabuhan
Ditto menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Donggala, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Teluk Palu, serta seluruh pihak yang mendukung pelayanan perdana KM Dorolonda.
Menurutnya, koordinasi antara perusahaan, pemerintah daerah, dan otoritas pelabuhan berperan penting dalam kelancaran operasional kapal.
"Kami berharap kolaborasi yang telah terjalin dapat terus berjalan dengan baik sehingga kehadiran layanan PELNI di Donggala memberikan manfaat bagi masyarakat,” tambah Ditto.
Kedatangan perdana KM Dorolonda turut disambut Bupati Donggala Vera Elena Laruni dan Wakil Bupati Donggala Taufik Muhammad Burhan.
Hadir pula Sekretaris Daerah Kabupaten Donggala Rustam Efendi, Kepala Cabang Pelni Palu Christian Moreys Nainggolan, serta Pelaksana Tugas Kepala KSOP Kelas II Teluk Palu Marcelius Singki.
Sejumlah anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Donggala dan tokoh masyarakat setempat juga menghadiri penyambutan tersebut.
Pelni Berkomitmen Tingkatkan Layanan Transportasi Laut
Pelni menegaskan akan terus meningkatkan pelayanan angkutan penumpang untuk memperkuat hubungan transportasi antardaerah di Indonesia.
Perusahaan juga berupaya memperluas jangkauan pelayaran agar masyarakat di berbagai wilayah memiliki akses transportasi yang lebih merata.
"Pelni berkomitmen akan terus berupaya meningkatkan layanan transportasi laut dan memperkuat konektivitas antardaerah guna mendukung mobilitas masyarakat serta pemerataan akses transportasi di Indonesia," ucap Ditto.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf




