
Pantau - Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menegaskan pembangunan ekonomi kreatif di desa harus dimulai dari masyarakat akar rumput melalui penguatan talenta lokal, pengembangan jenama daerah, dan peningkatan nilai tambah produk kreatif agar mampu bersaing di pasar nasional maupun global.
Kementerian Ekonomi Kreatif menjalankan Program Aktivasi Desa Kreatif yang menyasar 80 desa di seluruh Indonesia melalui pelatihan, pendampingan usaha, inkubasi bisnis, dan fasilitasi akses pasar.
Salah satu lokasi pengembangan program tersebut berada di Desa Adiluhur, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, dengan kegiatan yang mencakup industri kreatif digital, penyiaran, sulih suara, literasi bisnis, serta jasa teknologi informasi dan komunikasi (TIK).
Riefky mengatakan pemerintah berupaya memperkuat potensi ekonomi kreatif yang telah tumbuh di masyarakat desa, termasuk usaha yang sebelumnya mendapatkan pembinaan dari pemerintah daerah.
Menteri Ekraf Tekankan Pembangunan Ekonomi Kreatif dari Akar Rumput
Teuku Riefky Harsya mengatakan pengembangan ekonomi kreatif tidak hanya berfokus pada pembentukan pusat-pusat usaha baru.
Menurutnya, pemerintah juga perlu memberikan dukungan kepada masyarakat yang telah memiliki keterampilan, produk, dan usaha kreatif di daerah.
"Arahan Presiden adalah jangan hanya membangun desa yang baru, tetapi perkuat dukungan untuk talenta-talenta yang luar biasa, ragam jenama lokal, serta produk-produk industri kreatif dari berbagai desa,” ujar Riefky dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin (2/11/2026).
Riefky menjelaskan bahwa penguatan ekonomi kreatif desa dilakukan dengan pendekatan yang mencakup peningkatan kapasitas sumber daya manusia hingga pengembangan usaha.
Melalui Program Aktivasi Desa Kreatif, kementerian menargetkan pendampingan secara berkelanjutan terhadap 80 desa di berbagai wilayah Indonesia.
Pendampingan tersebut meliputi pelatihan keterampilan, inkubasi bisnis, serta dukungan untuk memperluas jangkauan pemasaran produk kreatif.
Desa Adiluhur Kebumen Kembangkan Lima Bidang Ekonomi Kreatif
Desa Adiluhur di Kabupaten Kebumen menjadi salah satu lokasi pelaksanaan kegiatan pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi masyarakat.
Program tersebut diwujudkan melalui lima kegiatan yang mencakup sulih suara, konten digital, penyiaran, literasi bisnis, serta jasa teknologi informasi dan komunikasi.
Kegiatan pengembangan potensi ekonomi kreatif tersebut berlangsung di Desa Adiluhur pada Minggu (1/11/2026).
Pelatihan diarahkan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menghasilkan produk dan layanan kreatif yang memiliki nilai ekonomi.
Kementerian Ekonomi Kreatif juga memanfaatkan kegiatan tersebut untuk memperkuat potensi usaha yang sebelumnya telah dibina pemerintah daerah.
Peserta Dibekali Keterampilan Sulih Suara dan Penyiaran
Salah satu kegiatan yang dilaksanakan di Desa Adiluhur adalah pelatihan sulih suara dan penyiaran.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mempelajari teknik pengolahan vokal, keterampilan bercerita, serta kemampuan berbicara di depan umum.
Pelatihan menghadirkan praktisi industri dari Voice People Jogja, Iqbal Fais, sebagai pendamping peserta.
Materi yang diberikan diarahkan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dalam bidang produksi konten suara dan komunikasi.
Selain itu, peserta memperoleh pembekalan untuk mengembangkan kemampuan yang dapat dimanfaatkan dalam industri kreatif digital.
Pelaku Usaha Desa Dapat Pelatihan Keuangan dan Akses Pembiayaan
Penguatan ekonomi kreatif di Desa Adiluhur juga dilakukan melalui kelas Literasi Bisnis bagi pelaku usaha.
Peserta mendapatkan pembekalan mengenai kemampuan manajerial, pengelolaan keuangan, serta strategi mengakses sumber pembiayaan.
Materi tersebut bertujuan membantu pelaku usaha mengembangkan kegiatan bisnis secara lebih terencana.
Keterampilan pengelolaan usaha dinilai penting agar produk dan layanan kreatif yang dihasilkan masyarakat dapat bertahan dan berkembang.
Program tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kemampuan pelaku ekonomi kreatif dalam menghadapi persaingan pasar.
Koperasi Desa Merah Putih Jadi Lokasi Penguatan Talenta Digital
Dalam kunjungannya ke Desa Adiluhur, Riefky turut meninjau Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) setempat.
Di lokasi tersebut, Menteri Ekonomi Kreatif menyaksikan pelaksanaan Program Sinergi Inkubasi Akselerasi dan Penguatan (SIAP) Talenta Jasa TIK.
Program tersebut memberikan pembinaan kepada peserta untuk membangun reputasi dan citra profesional dalam bidang jasa teknologi informasi dan komunikasi.
Peserta juga dibekali kemampuan membangun kepercayaan calon pelanggan agar dapat menjangkau klien dari berbagai wilayah Indonesia.
Melalui penguatan talenta digital, literasi bisnis, dan pendampingan usaha, Kementerian Ekonomi Kreatif berupaya meningkatkan kemampuan pelaku usaha desa untuk mengakses pasar yang lebih luas.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf




