HOME  ⁄  Ekonomi

Kemnaker dan PT IWIP Perkuat Tenaga Kerja Lokal di Maluku Utara, Siapkan Beasiswa Penuh hingga Sertifikasi Gratis

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Kemnaker dan PT IWIP Perkuat Tenaga Kerja Lokal di Maluku Utara, Siapkan Beasiswa Penuh hingga Sertifikasi Gratis
Foto: (Sumber :Para pengisi acara usai penandatanganan kesepakatan bersama (MoU) antara Kementerian Ketenagakerjaan dan PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) di Halmahera Tengah, Maluku Utara, Senin (2/11/2026). (ANTARA/HO-Kemnaker RI).)

Pantau - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menjalin kerja sama strategis dengan PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja lokal di sektor pengolahan logam berat melalui pelatihan vokasi, sertifikasi gratis, dan beasiswa penuh bagi masyarakat Maluku Utara.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman di Halmahera Tengah, Maluku Utara, Senin (2/11/2026), dan berlaku selama dua tahun hingga 2028.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan kolaborasi ini bertujuan menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang mampu memenuhi kebutuhan industri seiring perkembangan investasi di kawasan timur Indonesia.

Kerja sama tersebut juga merupakan tindak lanjut dari kunjungan kerja Presiden sekitar dua pekan sebelumnya yang mencatat perkembangan positif investasi di kawasan industri tersebut.

Kemnaker Siapkan Pelatihan Vokasi dan Beasiswa Penuh

Yassierli menyampaikan bahwa PT IWIP diharapkan menjadi contoh kawasan industri yang memiliki sistem pengembangan tenaga kerja secara mandiri dan terintegrasi.

“Cita-cita kita adalah menjadikan PT IWIP sebagai benchmark Integrated Talent Engine in Indonesia, yakni sebuah kawasan industri yang mampu menarik ekosistem pelatihan dan pendidikan secara mandiri dan terintegrasi,” kata Menaker dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (3/11/2026).

Untuk mendukung tujuan tersebut, Kemnaker menyiapkan penguatan sistem pendidikan dan pelatihan vokasi yang terhubung dengan kebutuhan industri.

Program kerja sama mencakup penyediaan kuota pelatihan vokasi serta sertifikasi kompetensi gratis melalui Balai Latihan Kerja (BLK).

Selain itu, pemerintah menyediakan beasiswa penuh atau full scholarship di Politeknik Ketenagakerjaan bagi putra-putri daerah Maluku Utara.

Kesempatan pelatihan juga diperluas bagi penyandang disabilitas agar dapat meningkatkan keterampilan dan memperoleh peluang kerja di sektor industri.

PT IWIP Diminta Susun Peta Kebutuhan Tenaga Kerja Lima Tahun

Kemnaker turut mendorong PT IWIP menyusun peta jalan atau roadmap kebutuhan SDM untuk lima tahun mendatang.

Peta jalan tersebut mencakup kebutuhan tenaga kerja pada berbagai jenjang, mulai dari operator, pengawas, hingga insinyur muda.

Penyusunan rencana kebutuhan tenaga kerja diharapkan membantu perusahaan menyiapkan pekerja lokal sesuai dengan perkembangan kegiatan industri.

Kemnaker juga mendorong agar penggunaan tenaga kerja asing (TKA) dibatasi pada kebutuhan teknis khusus.

Penggunaan TKA untuk kebutuhan tersebut harus disertai proses alih pengetahuan atau transfer of knowledge kepada tenaga kerja lokal.

Langkah itu menjadi bagian dari upaya meningkatkan kemampuan pekerja dalam negeri untuk mengisi posisi yang membutuhkan keterampilan khusus.

Program Magang Nasional Dialokasikan ke Kawasan Industri IWIP

Dalam kerja sama tersebut, Kemnaker juga mengalokasikan 80 persen peserta Program Magang Nasional untuk ditempatkan langsung di kawasan industri PT IWIP.

Penempatan peserta magang dimaksudkan untuk memberikan pengalaman kerja nyata sekaligus meningkatkan keterampilan sesuai kebutuhan perusahaan.

Yassierli menegaskan bahwa pertumbuhan investasi industri harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas tenaga kerja dan kesejahteraan pekerja.

Menurutnya, hubungan industrial yang kondusif perlu dijaga melalui Perjanjian Kerja Bersama (PKB) antara manajemen perusahaan dan serikat pekerja.

“Prinsip kita tegas, industri harus maju, dan pekerja harus sejahtera. Dua hal ini tidak boleh dipertentangkan, melainkan harus berjalan seiring dan saling menguatkan,” ujarnya.

Kerja Sama Ditargetkan Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Kemnaker berharap kolaborasi dengan PT IWIP dapat memperkuat keterlibatan tenaga kerja lokal dalam perkembangan industri pengolahan logam berat.

Program pelatihan, sertifikasi, beasiswa, dan pemagangan menjadi bagian dari langkah pemerintah untuk meningkatkan kesiapan tenaga kerja di Halmahera Tengah dan sekitarnya.

“Melalui kolaborasi Kemnaker dan PT IWIP diharapkan dapat memberikan dampak besar bagi kemajuan industri nasional serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Halmahera Tengah dan sekitarnya,” kata Menaker.

Kerja sama yang berlangsung pada 2026–2028 tersebut diarahkan untuk menyelaraskan kebutuhan tenaga kerja industri dengan pengembangan kompetensi masyarakat setempat.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026