HOME  ⁄  Ekonomi

Laba BUMN Naik 20 Persen pada Kuartal III 2026, Dony Oskaria Ungkap Laporan Keuangan Danantara Segera Dirilis

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Laba BUMN Naik 20 Persen pada Kuartal III 2026, Dony Oskaria Ungkap Laporan Keuangan Danantara Segera Dirilis
Foto: Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN Dony Oskaria menghadiri rapat terbatas dengan Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin 2/11/2026 (sumber: ANTARA/Maria Cicilia Galuh)

Pantau - Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN), Dony Oskaria, mengungkapkan bahwa laba perusahaan-perusahaan BUMN pada kuartal III 2026 meningkat sebesar 20 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025.

Dony menyampaikan bahwa kinerja perusahaan-perusahaan milik negara secara keseluruhan menunjukkan perkembangan positif seiring dengan pelaksanaan transformasi BUMN yang tengah dijalankan pemerintah.

"BUMN semuanya baik-baik aja. Hasilnya bagus, kuartal III kita naik 20 persen dibandingkan tahun lalu profitnya," kata Dony di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/11/2026).

Menurut Dony, peningkatan laba tersebut menjadi salah satu indikator perkembangan positif kinerja BUMN dalam proses transformasi yang sedang berlangsung.

Selain menyampaikan pertumbuhan laba, Dony juga mengungkapkan bahwa laporan keuangan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara yang selama ini menjadi perhatian publik akan segera diumumkan setelah melalui proses pemeriksaan.

Dony Oskaria Sebut Transformasi BUMN Berjalan Positif

Dony menilai pelaksanaan transformasi perusahaan-perusahaan BUMN sejauh ini menunjukkan perkembangan yang baik dan diharapkan terus memberikan hasil lebih positif pada masa mendatang.

"Progresnya baguslah, kita transformasi BUMN menjadi jalan yang baik. Insyaallah nanti mudah-mudahan makin bagus," ujarnya.

Ia menegaskan bahwa transformasi BUMN tidak hanya ditujukan untuk memperbaiki kinerja perusahaan dalam jangka pendek, tetapi juga memastikan keberlanjutan pengelolaan perusahaan milik negara.

Menurutnya, keberlanjutan pengelolaan menjadi aspek penting agar BUMN tetap dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang.

"Itu yang paling penting, kan? Biar BUMN bisa diwariskan ke generasi berikut," kata Dony.

Peningkatan laba sebesar 20 persen pada kuartal III 2026 menjadi salah satu capaian yang disampaikan pemerintah dalam pelaksanaan transformasi perusahaan-perusahaan negara.

Laporan Keuangan Danantara Segera Diumumkan kepada Publik

Selain menjabat sebagai Kepala BP BUMN, Dony Oskaria juga merupakan Chief Operating Officer (COO) Danantara.

Dony menjelaskan bahwa proses penyusunan laporan keuangan Danantara Investment Management (DIM) dan Danantara Asset Management (DAM) telah selesai dilakukan.

Namun, laporan keuangan BPI Danantara masih menjalani proses pemeriksaan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

"Kita akan laporkan laporan keuangan yang selalu ditanya-tanyakan. Segera juga, DIM kali ini sudah, dari DAM-nya juga sudah selesai. DIM sudah selesai. BPI (Danantara) kan sedang diperiksa oleh BPK (Badan Pemeriksa Keuangan), semua supaya jelas," kata Dony.

Menurut Dony, pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memberikan kejelasan mengenai kondisi keuangan dan pengelolaan perusahaan-perusahaan yang berada dalam struktur Danantara.

Sebelumnya, Dony juga telah menyampaikan bahwa laporan keuangan Danantara Indonesia sedang berada dalam tahap audit oleh BPK.

Selain pemeriksaan oleh BPK, laporan keuangan Danantara telah diaudit oleh salah satu perusahaan auditor internasional yang tergabung dalam kelompok Big Four, yakni EY (Ernst & Young).

Pelaksanaan audit tersebut menjadi bagian dari proses pemeriksaan dan penilaian laporan keuangan sebelum hasilnya disampaikan kepada publik.

BPK Periksa Laporan Keuangan Konsolidasian Danantara Tahun Buku 2025

Badan Pemeriksa Keuangan sebelumnya menyatakan telah memulai pemeriksaan terhadap laporan keuangan konsolidasian Danantara Indonesia Tahun Buku 2025.

Pemeriksaan tersebut mencakup sejumlah entitas yang berada dalam struktur pengelolaan Danantara Indonesia.

Adapun entitas yang masuk dalam cakupan pemeriksaan meliputi Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, PT Danantara Aset Manajemen (DAM), dan PT Danantara Investasi Manajemen (DIM).

Selain ketiga entitas tersebut, pemeriksaan juga mencakup seluruh perusahaan BUMN yang berada dalam struktur BPI Danantara.

BPK menyatakan bahwa pemeriksaan laporan keuangan Danantara merupakan salah satu agenda pemeriksaan strategis untuk memastikan kewajaran penyajian laporan keuangan konsolidasian Tahun Buku 2025.

Pemeriksaan juga bertujuan memperkuat tata kelola serta akuntabilitas pengelolaan keuangan dalam struktur BPI Danantara.

BPK Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Danantara

Anggota VII BPK, Slamet Edy Purnomo, menegaskan komitmen lembaganya dalam mengawal pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan BPI Danantara.

"BPK berkomitmen mengawal tata kelola dan akuntabilitas BPI Danantara sebagai fondasi pelaporan keuangan yang berkualitas," kata Slamet Edy Purnomo.

Pemeriksaan laporan keuangan konsolidasian diharapkan dapat memberikan penilaian atas kewajaran penyajian laporan sekaligus mendukung transparansi pengelolaan aset dan investasi dalam struktur Danantara Indonesia.

Melalui proses audit tersebut, publik diharapkan memperoleh informasi yang lebih jelas mengenai kondisi keuangan Danantara setelah pemeriksaan selesai dan laporan diumumkan.

Pemeriksaan oleh BPK juga menjadi bagian dari upaya memperkuat pertanggungjawaban pengelolaan keuangan perusahaan-perusahaan negara yang berada dalam struktur Danantara.

Sementara itu, peningkatan laba BUMN sebesar 20 persen pada kuartal III 2026 menjadi perkembangan yang disampaikan pemerintah di tengah upaya melanjutkan transformasi pengelolaan perusahaan milik negara.

Pemerintah melalui BP BUMN dan Danantara terus mendorong perbaikan kinerja, penguatan tata kelola, serta keberlanjutan pengelolaan BUMN agar perusahaan-perusahaan negara dapat memberikan manfaat bagi generasi mendatang.

Penulis :
Arian Mesa
FLOII 2026