
Pantau - Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdag) menggelar pasar murah dengan menyediakan 1.100 paket sembako seharga Rp63.000 per paket bagi masyarakat di lima kecamatan yang menjadi sasaran program, Kamis (5/11/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-419 Kota Makassar tersebut diprioritaskan untuk membantu masyarakat di wilayah ekonomi rentan dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Makassar, Evy Aprialti, mengatakan pelaksanaan pasar murah tahap kedua ini menjangkau Kecamatan Rappocini, Tallo, Makassar, Mariso, dan Mamajang.
"Program ini menjadi salah satu langkah pemerintah dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus menjaga daya beli, khususnya bagi keluarga yang membutuhkan," ujarnya di Makassar, Kamis.
Sebanyak 1.100 Paket Sembako Disalurkan ke Lima Kecamatan
Evy menjelaskan bahwa sebanyak 1.100 paket kebutuhan pokok disiapkan pemerintah daerah untuk didistribusikan kepada masyarakat berdasarkan usulan dan kebutuhan masing-masing kecamatan.
Dari jumlah tersebut, Kecamatan Rappocini mendapatkan alokasi terbanyak dengan 340 paket, disusul Kecamatan Tallo sebanyak 305 paket.
Sementara itu, Kecamatan Makassar memperoleh 185 paket, Kecamatan Mamajang sebanyak 140 paket, dan Kecamatan Mariso mendapatkan 130 paket.
"Jumlah paket yang kami salurkan di setiap kecamatan bervariasi, menyesuaikan permintaan dan kebutuhan masyarakat di wilayah masing-masing," kata Evy.
Setiap paket sembako berisi beras sebanyak 5 kilogram, minyak goreng 1 liter, gula pasir 1 kilogram, serta susu kental manis satu kaleng.
Seluruh kebutuhan pokok tersebut dapat dibeli masyarakat dengan harga Rp63.000 per paket, lebih murah dibandingkan harga pembelian komoditas secara terpisah di pasaran.
Menurut Evy, penetapan harga tersebut merupakan tindak lanjut arahan Wali Kota Makassar agar program pasar murah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.
"Ini sesuai arahan Bapak Wali Kota agar pasar murah yang dilaksanakan pemerintah benar-benar menawarkan harga jauh di bawah harga pasar, sehingga manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat," jelasnya.
Warga Wajib Bawa KTP, Fotokopi KK, dan Kupon Kelurahan
Untuk memastikan program pasar murah tepat sasaran, Pemerintah Kota Makassar menetapkan sejumlah persyaratan bagi masyarakat yang ingin membeli paket sembako.
Warga yang ingin memperoleh paket kebutuhan pokok dengan harga subsidi diwajibkan memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Kota Makassar.
Selain itu, masyarakat harus membawa fotokopi kartu keluarga (KK) serta kupon yang sebelumnya dibagikan melalui pemerintah kelurahan masing-masing.
"Pelayanan kami berikan kepada masyarakat yang memiliki kupon dari kelurahan, dengan membawa KTP dan fotokopi KK sebagai persyaratan," terangnya.
Persyaratan tersebut diterapkan agar distribusi paket sembako dapat dikendalikan dan diprioritaskan bagi warga yang telah terdata sebagai penerima manfaat.
Evy menyebut pelaksanaan pasar murah merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah menjaga daya beli masyarakat, terutama keluarga dengan keterbatasan ekonomi.
Pemkot Makassar Buka Peluang Pasar Murah Tahap Ketiga
Evy mengungkapkan bahwa program pasar murah telah dilaksanakan dalam dua tahap sepanjang 2026.
Pada tahap pertama yang digelar menjelang Hari Raya Idul Adha, Disdag Makassar menyalurkan sekitar 1.300 paket kebutuhan pokok kepada masyarakat.
Sementara pada tahap kedua yang berlangsung dalam rangka HUT ke-419 Kota Makassar, pemerintah kembali menyediakan 1.100 paket sembako.
Dengan demikian, total paket kebutuhan pokok yang disalurkan melalui dua tahap pelaksanaan pasar murah mencapai sekitar 2.400 paket.
Evy menyampaikan bahwa pemerintah daerah masih membuka peluang melaksanakan pasar murah tahap ketiga apabila kebutuhan masyarakat terhadap komoditas pangan murah masih tinggi.
Sebelum pelaksanaan berikutnya, Disdag Makassar akan melakukan evaluasi terhadap jumlah paket yang tersedia serta pemerataan wilayah penerima manfaat.
Evaluasi tersebut diperlukan untuk memastikan pelaksanaan pasar murah selanjutnya dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.
Evy juga mengakui bahwa jumlah paket sembako yang disediakan pemerintah saat ini belum sepenuhnya mampu memenuhi kebutuhan seluruh masyarakat.
Karena itu, Disdag Makassar berencana meningkatkan kuota komoditas kebutuhan pokok pada pelaksanaan program tahun berikutnya agar manfaat pasar murah dapat dirasakan lebih luas oleh warga Kota Makassar.
- Penulis :
- Aditya Yohan
- Editor :
- Aditya Yohan




