Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

Trump Berencana Pangkas Tarif Baja dan Aluminium Setelah Ekonom Peringatkan Dampak ke Konsumen AS

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Trump Berencana Pangkas Tarif Baja dan Aluminium Setelah Ekonom Peringatkan Dampak ke Konsumen AS
Foto: Arsip foto - Presiden Amerika Serikat Donald Trump (sumber: Anadolu)

Pantau - Presiden Amerika Serikat Donald Trump berencana memangkas sejumlah tarif pada produk baja dan aluminium setelah muncul peringatan dari para ekonom bahwa kebijakan bea masuk tersebut membebani konsumen Amerika.

Rencana tersebut dilaporkan oleh surat kabar Financial Times pada Jumat, 13 Februari 2026, dengan mengutip sejumlah sumber yang mengetahui pembahasan di internal pemerintahan.

Pejabat Departemen Perdagangan AS dan Perwakilan Perdagangan AS disebut telah sepakat bahwa tarif berdampak langsung terhadap konsumen di dalam negeri.

Dampak langsung itu antara lain berupa lonjakan harga produk sehari-hari seperti loyang kue, kaleng minuman, dan kaleng makanan.

Temuan tersebut bertentangan dengan klaim Trump sebelumnya bahwa bea masuk akan ditanggung oleh perusahaan asing dan bukan oleh warga Amerika Serikat.

Peninjauan Daftar Barang Bertarif

Pemerintahan Trump saat ini tengah meninjau kembali daftar barang yang dikenakan tarif sebagai bagian dari evaluasi kebijakan perdagangan.

Peninjauan tersebut bertujuan untuk mengecualikan sejumlah barang tertentu dari tarif yang dinilai memberatkan pasar domestik.

Pemerintah juga berupaya menghentikan perluasan daftar barang yang dikenakan tarif guna menekan dampak lanjutan terhadap harga konsumen.

Selain itu, pemerintah mengejar penyelidikan keamanan nasional yang lebih terarah terhadap produk-produk tertentu yang dianggap strategis.

Riwayat Kebijakan Tarif Trump

Pada April 2025, Trump memberlakukan bea masuk Amerika Serikat terhadap barang-barang yang berasal dari 185 negara dan wilayah sebagai bagian dari kebijakan proteksionisnya.

Sebelumnya pada Februari 2025, Trump telah memerintahkan pemberlakuan tarif sebesar 25 persen untuk impor aluminium.

Tarif 25 persen tersebut mulai berlaku efektif pada 12 Maret 2025 dan diterapkan kepada seluruh pemasok tanpa pengecualian luas.

Pada Juni 2025, tarif untuk aluminium dan produk turunannya kemudian dinaikkan menjadi 50 persen.

Penulis :
Arian Mesa