Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

Uni Eropa Kutuk Serangan terhadap Pasukan PBB di Lebanon

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Uni Eropa Kutuk Serangan terhadap Pasukan PBB di Lebanon
Foto: (Sumber : Warga melintas di dekat karangan bunga dukacita saat melayat di kediaman almarhum Praka Farizal Rhomadhon, Sidorejo, Lendah, Kulon Progo, D.I Yogyakarta, Selasa (31/2/2026). Praka Farizal, yang tergabung dalam pasukan perdamaian UNIFIL, gugur akibat tembakan artileri di Lebanon Selatan pada Minggu (29/3/2026). (ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/tom).)

Pantau - Uni Eropa mengecam keras serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Lebanon yang menewaskan dan melukai sejumlah personel, termasuk anggota misi UNIFIL.

Juru Bicara Urusan Luar Negeri Uni Eropa Anouar El Anouni menyatakan bahwa serangan tersebut merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional dan tidak dapat diterima.

“Kami mengecam serangan yang mengakibatkan kematian pasukan penjaga perdamaian UNIFIL dan melukai beberapa lainnya. Serangan ini merupakan pelanggaran berat terhadap hukum internasional dan harus segera dihentikan,” ujar Anouni.

Desak Penyelidikan Menyeluruh

Uni Eropa juga mendukung seruan PBB untuk melakukan penyelidikan menyeluruh guna mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas insiden tersebut.

Selain itu, mereka turut mengecam serangan yang menargetkan kontingen Prancis dalam beberapa hari terakhir.

Tegaskan Dukungan untuk UNIFIL

Uni Eropa menegaskan komitmennya untuk terus mendukung UNIFIL sebagai kekuatan penting dalam menjaga stabilitas di Lebanon.

Diketahui, dalam insiden terbaru:

Seorang prajurit Indonesia gugur akibat serangan proyektil pada 29 Maret 2026

Dua personel UNIFIL lainnya tewas dalam serangan terhadap kendaraan patroli pada 30 Maret 2026

Serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian ini memperburuk ketegangan di kawasan dan memicu kecaman internasional luas.

Penulis :
Aditya Yohan
Editor :
Tria Dianti