Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

Harga Solar di California Tembus Rekor Tertinggi di Tengah Konflik Global yang Memanas

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Harga Solar di California Tembus Rekor Tertinggi di Tengah Konflik Global yang Memanas

Pantau - Harga solar di California mencapai rekor tertinggi baru sebesar 7,455 dolar AS per galon pada Selasa, 31 Maret 2026, melampaui rekor sebelumnya dan mencerminkan dampak konflik global yang terus meningkat.

Kenaikan harga ini terjadi seiring konflik antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran yang telah memasuki bulan kedua dan memicu tekanan pada pasar energi global.

Data dari Asosiasi Otomotif Amerika atau American Automobile Association menunjukkan angka tersebut lebih tinggi dibandingkan rekor sebelumnya sebesar 7,012 dolar AS per galon pada Juni 2022.

Harga terbaru ini juga melampaui rata-rata pekan sebelumnya yang tercatat sebesar 7,018 dolar AS per galon.

Dengan menggunakan nilai tukar 1 dolar AS setara Rp16.999, harga solar tersebut setara sekitar Rp126.740 per galon.

Lonjakan Harga dan Perbandingan Nasional

Secara nasional, rata-rata harga solar eceran di Amerika Serikat mencapai 5,454 dolar AS per galon pada hari yang sama.

Sementara itu, rata-rata harga bensin reguler di California juga mengalami lonjakan signifikan menjadi 5,887 dolar AS per galon.

Harga tersebut naik tajam dari 4,643 dolar AS per galon yang tercatat satu bulan sebelumnya.

Faktor Penyebab dan Dampak Energi

Berdasarkan data dari Komisi Energi California, solar merupakan bahan bakar transportasi terbesar kedua di negara bagian tersebut dengan kontribusi sekitar 17 persen dari total penjualan bahan bakar.

Menurut Administrasi Informasi Energi AS atau Energy Information Administration (EIA), California secara konsisten memiliki harga bahan bakar tertinggi di Amerika Serikat.

Faktor penyebab tingginya harga meliputi pajak yang lebih tinggi, regulasi lingkungan yang lebih ketat, serta kapasitas kilang yang terbatas.

Penulis :
Shila Glorya