HOME  ⁄  Geopolitik

AS Alihkan Kapal ke-42 dan Perketat Blokade Selat Hormuz di Tengah Ketegangan Iran

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

AS Alihkan Kapal ke-42 dan Perketat Blokade Selat Hormuz di Tengah Ketegangan Iran
Foto: (Sumber: Arsip foto - Sebuah kapal tanker terlihat di Selat Hormuz setelah gencatan senjata dua pekan antara Amerika Serikat dan Iran (8/4/2026). ANTARA/Anadolu/Shady Alassar/pri..)

Pantau - Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) menyatakan telah mengalihkan kapal komersial ke-42 yang mencoba menembus blokade di Selat Hormuz pada Rabu (29/4), sebagai bagian dari operasi lanjutan terhadap Iran.

Operasi Blokade dan Pengalihan Kapal

Komandan CENTCOM Brad Cooper menegaskan blokade berjalan efektif dan terus diperkuat.

"Hari ini, pasukan AS mencapai tonggak penting setelah berhasil mengalihkan kapal komersial ke-42 yang mencoba menembus blokade," ujarnya.

Ia menambahkan, "Blokade ini sangat efektif dan pasukan AS tetap sepenuhnya berkomitmen untuk melanjutkan blokade total."

Blokade tersebut telah diberlakukan sejak 13 April 2026 oleh Angkatan Laut AS terhadap seluruh lalu lintas maritim yang masuk dan keluar dari pelabuhan Iran di kawasan Selat Hormuz.

Dampak terhadap Jalur Energi Global

Selat Hormuz merupakan jalur strategis yang menyumbang sekitar 20 persen pasokan minyak, produk minyak bumi, dan gas alam cair dunia.

Amerika Serikat menyatakan kapal non-Iran masih diperbolehkan melintas selama tidak membayar pungutan kepada Iran.

Namun hingga kini, pemerintah Iran belum secara resmi memberlakukan pungutan tersebut meski sempat diwacanakan.

Situasi ini terus menjadi perhatian internasional mengingat ketidakpastian di jalur pelayaran vital tersebut dapat berdampak pada pasokan energi global.

Penulis :
Ahmad Yusuf