HOME  ⁄  Nasional

BUMD Jabar Didorong Optimalkan Alokasi Gas untuk Pengembangan CNG dan LNG

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

BUMD Jabar Didorong Optimalkan Alokasi Gas untuk Pengembangan CNG dan LNG
Foto: (Sumber: Pertemuan antara SKK Migas dan PT Migas Utama Jabar (MUJ) di Jakarta, Rabu (29/4/2026). ANTARA/HO-Tim Media Tenaga Ahli Menteri ESDM.)

Pantau - Tenaga Ahli Menteri ESDM Satya Hangga Yudha Widya Putra mendorong BUMD PT Migas Utama Jabar (MUJ) mengoptimalkan alokasi gas guna pengembangan infrastruktur Compressed Natural Gas (CNG) dan Liquefied Natural Gas (LNG) di Jawa Barat.

Dorongan tersebut disampaikan dalam pertemuan antara SKK Migas dan MUJ di Jakarta pada 29 April 2026.

“Harapan kami, MUJ sebagai holding energi yang ditunjuk di Jawa Barat dapat mengoptimalkan alokasi gas untuk pengembangan infrastruktur CNG dan LNG demi memperkuat ketahanan energi nasional,” ujarnya.

Sinergi Dorong Ketahanan Energi

Hangga menjelaskan pemerintah mendorong peningkatan lifting migas melalui kebijakan fiskal yang lebih akomodatif.

Ia menegaskan setiap insentif yang diberikan harus dikonversi menjadi tambahan kegiatan pengeboran.

“Sinergi ini sangat krusial agar penghematan biaya operasional mampu memberikan dampak domino yang positif terhadap pendapatan negara dan kemandirian energi di daerah,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa fokus utama pertemuan adalah mengoptimalkan alokasi gas domestik untuk mendukung pembangunan infrastruktur CNG dan LNG.

Komitmen MUJ dan Akuntabilitas Pengelolaan

Deputi Keuangan dan Komersialisasi SKK Migas Desti Melanti menekankan pentingnya akuntabilitas dalam pemanfaatan kebijakan fiskal.

Hal tersebut terutama dalam masa transisi skema kontrak dari gross split menuju cost recovery.

Sementara itu, Direktur Utama MUJ Ghema Akbar menyatakan pihaknya mendorong kemandirian energi Jawa Barat melalui efisiensi distribusi dan inovasi.

“Aspirasi kami adalah memperpendek rantai distribusi gas agar pelaku usaha di Jawa Barat mendapatkan harga yang lebih terjangkau, sekaligus mewujudkan pengelolaan energi yang inklusif melalui pengembangan unit bisnis CNG dan mini LNG,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa MUJ berkomitmen menjadikan Jawa Barat sebagai percontohan wilayah mandiri dalam pengelolaan energi.

Langkah tersebut juga selaras dengan program pemerintah pusat dalam menyediakan pasokan gas bagi rumah tangga dan industri strategis.

Penulis :
Ahmad Yusuf