HOME  ⁄  Geopolitik

UE Pertimbangkan Skema Integrasi Bertahap untuk Ukraina, Aksesi Cepat Dinilai Sulit

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

UE Pertimbangkan Skema Integrasi Bertahap untuk Ukraina, Aksesi Cepat Dinilai Sulit
Foto: (Sumber: Bendera Uni Eropa terlihat di markas besar Komisi Eropa di Brussel, Belgia (23/5/2025). ANTARA/Xinhua/Zhao Dingzhe/aa.)

Pantau - Uni Eropa (UE) mempertimbangkan skema integrasi terbatas dan bertahap bagi Ukraina sebagai alternatif dari percepatan aksesi penuh yang dinilai sulit diwujudkan dalam waktu dekat.

Aksesi Cepat Ditolak, Opsi Baru Disiapkan

Laporan media Politico menyebut negara-negara anggota UE menolak rencana mempercepat keanggotaan Ukraina, sebagaimana dikutip dari empat diplomat Eropa.

Para anggota menilai bahwa masuknya Ukraina ke dalam blok tersebut dalam waktu dekat "akan sangat sulit," sehingga diperlukan pendekatan alternatif.

Salah satu opsi yang dikaji adalah konsep integrasi bertahap yang dipercepat, yakni memberikan akses secara bertahap kepada Ukraina ke pasar, mekanisme pendanaan, serta lembaga politik UE.

Selain itu, Lithuania mengusulkan pemberian status "negara yang akan bergabung" kepada Kiev sebagai langkah transisi menuju keanggotaan penuh.

Proses Aksesi Tetap Panjang

Sebelumnya, laporan Le Monde juga menyebut para pemimpin Eropa belum siap memberikan konsesi guna mempercepat proses aksesi Ukraina karena belum adanya dukungan bulat.

Ukraina sendiri telah memperoleh status kandidat UE sejak Juni 2022 dan memulai negosiasi aksesi secara resmi pada Juni 2024 melalui konferensi antar pemerintah di Luksemburg.

Namun, status kandidat dan proses negosiasi tidak menjamin keanggotaan, sebagaimana dialami sejumlah negara lain seperti Turki yang telah menjadi kandidat sejak 1999.

Sebagai perbandingan, Kroasia sebagai anggota terbaru UE membutuhkan waktu sekitar 10 tahun hingga resmi bergabung pada 2013.

Penulis :
Aditya Yohan