HOME  ⁄  Geopolitik

PBB Desak Pembebasan Tahanan Myanmar dan Dialog Politik Segera Dimulai Kembali

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

PBB Desak Pembebasan Tahanan Myanmar dan Dialog Politik Segera Dimulai Kembali
Foto: (Sumber: Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres. ANTARA/Anadolu/py/am..)

Pantau - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mendesak pembebasan segera dan tanpa syarat terhadap seluruh individu yang ditahan secara sewenang-wenang di Myanmar sebagai langkah awal menuju proses politik yang kredibel.

Seruan tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres melalui pernyataan yang diwakili juru bicaranya Farhan Haq pada Jumat (1/5) di Washington.

“Sekretaris Jenderal menyerukan pembebasan segera dan tanpa syarat terhadap semua pihak yang ditahan secara sewenang-wenang sebagai langkah mendasar menuju kondisi yang kondusif bagi proses politik yang kredibel," ungkap Haq.

PBB menilai solusi politik di Myanmar hanya dapat dicapai melalui penghentian kekerasan secara segera dan komitmen nyata terhadap dialog yang inklusif.

Guterres juga mencatat pemindahan Penasihat Negara Aung San Suu Kyi ke sebuah kediaman yang telah ditentukan sebagai bagian dari perkembangan terbaru di negara tersebut.

“Sekretaris Jenderal telah mencatat pemindahan Penasihat Negara Daw Aung San Suu Kyi ke sebuah kediaman yang telah ditentukan,” kata Haq.

Selain itu, PBB menekankan pentingnya peran mitra regional dan internasional, khususnya ASEAN, dalam mendukung penyelesaian damai konflik Myanmar.

Myanmar masih mengalami krisis politik sejak kudeta militer pada 2021 yang menggulingkan pemerintahan sipil dan memicu gelombang protes serta konflik berkepanjangan di berbagai wilayah.

Penulis :
Aditya Yohan