HOME  ⁄  Geopolitik

Kuba Kecam Sanksi Baru AS sebagai Hukuman Kolektif di Tengah Ketegangan Geopolitik

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Kuba Kecam Sanksi Baru AS sebagai Hukuman Kolektif di Tengah Ketegangan Geopolitik
Foto: (Sumber: Presiden Amerika Serikat Donald Trump. ANTARA/Anadolu Ajensi/pri..)

Pantau - Pemerintah Kuba mengecam keras langkah Amerika Serikat yang memberlakukan sanksi baru dan menyebutnya sebagai bentuk hukuman kolektif terhadap rakyat Kuba.

Pernyataan tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri Kuba Bruno Rodriguez pada Jumat melalui media sosial X.

Langkah ini muncul setelah Presiden AS Donald Trump menandatangani perintah eksekutif terkait sanksi terhadap individu dan entitas yang berhubungan dengan Kuba.

Kecaman Kuba terhadap Kebijakan AS

Rodriguez mengungkapkan, "Tindakan ini menunjukkan niat untuk sekali lagi menjatuhkan hukuman kolektif kepada rakyat Kuba."

Ia menilai kebijakan tersebut sebagai tindakan sepihak yang melanggar hukum internasional.

Ia menambahkan, "Tindakan ini bersifat ekstrateritorial dan melanggar Piagam PBB."

Rodriguez juga menyinggung momentum pengumuman sanksi yang bertepatan dengan Hari Buruh Internasional.

Dampak dan Situasi Kemanusiaan

Kuba saat ini menghadapi krisis energi yang berdampak pada layanan penting di berbagai wilayah.

Seorang juru bicara PBB memperingatkan kondisi kemanusiaan yang memburuk akibat krisis tersebut.

Rodriguez mengungkapkan, "Sementara pemerintah AS menindas rakyatnya sendiri di jalanan, mereka berusaha menghukum rakyat kita."

Pemerintah Kuba menilai kebijakan AS sebagai bagian dari tekanan berkelanjutan di tengah situasi domestik yang sulit.

Ketegangan meningkat setelah pernyataan Trump yang menyebut Kuba sebagai target berikutnya dalam kebijakan luar negeri AS.

Penulis :
Ahmad Yusuf