HOME  ⁄  Geopolitik

Trump Akan Bahas Isu Taiwan Saat Bertemu Xi Jinping di Beijing

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Trump Akan Bahas Isu Taiwan Saat Bertemu Xi Jinping di Beijing
Foto: (Sumber: Arsip foto - Presiden China Xi Jinping (kanan) berjabat tangan dengan Presiden AS Donald Trump (kiri) saat pertemuan di Busan, Korea Selatan, 30 Oktober 2025. /ANTARA FOTO/Xinhua/Huang Jingwen/tom/pri..)

Pantau - Presiden Amerika Serikat Donald Trump akan membahas isu Taiwan dengan Presiden China Xi Jinping dalam pertemuan bilateral di Beijing pada 14-15 Mei 2026 mendatang.

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan Taiwan dipastikan menjadi salah satu topik utama dalam pembicaraan kedua pemimpin negara tersebut.

“Saya yakin Taiwan akan menjadi topik pembicaraan. Selalu,” kata Rubio saat konferensi pers di Gedung Putih, Selasa.

Rubio menyebut Washington dan Beijing sama-sama memahami posisi masing-masing terkait Taiwan yang memiliki pemerintahan sendiri namun diklaim China sebagai bagian dari wilayahnya.

Selain isu Taiwan, Amerika Serikat juga akan mengangkat persoalan hak asasi manusia dan sejumlah isu sensitif lainnya dalam hubungan bilateral dengan China.

Trump Fokus Jaga Stabilitas Kawasan

Berbeda dengan presiden AS sebelumnya, Trump dikenal lebih menitikberatkan hubungan ekonomi dibanding kritik ideologis terhadap China.

Saat pertemuan terakhir dengan Xi Jinping di Korea Selatan pada Oktober 2025 lalu, Trump diketahui lebih banyak membahas isu perdagangan dan tidak menyinggung Taiwan.

Namun kali ini, Rubio menegaskan kedua negara memiliki kepentingan yang sama untuk menjaga stabilitas kawasan Indo-Pasifik.

“Kita tidak ingin terjadi peristiwa yang mengganggu stabilitas terkait Taiwan atau di mana pun di Indo-Pasifik,” ujar Rubio.

“Saya rasa itu menguntungkan kedua belah pihak, yakni AS dan China,” lanjutnya.

Pertemuan Digelar di Tengah Ketegangan Global

Pertemuan Trump dan Xi berlangsung di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global, termasuk konflik di Timur Tengah dan rivalitas strategis AS-China di kawasan Asia.

China selama ini menegaskan akan mengambil langkah tegas apabila Taiwan mendeklarasikan kemerdekaan secara formal.

Sementara itu, AS tetap mempertahankan dukungan terhadap Taiwan melalui kerja sama pertahanan dan stabilitas keamanan kawasan.

Pertemuan puncak kedua pemimpin dunia tersebut diperkirakan akan menjadi sorotan internasional karena membahas sejumlah isu strategis yang memengaruhi stabilitas global.

Penulis :
Ahmad Yusuf