HOME  ⁄  Geopolitik

Israel Perpanjang Penahanan Dua Aktivis Global Sumud Flotilla hingga 10 Mei

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Israel Perpanjang Penahanan Dua Aktivis Global Sumud Flotilla hingga 10 Mei
Foto: (Sumber: Arsip - Kapal-kapal yang mengikuti "Global Sumud Flotilla 2026 Spring Mission" berangkat dari marina di Augusta, Pulau Sisilia, Italia, 26 April 2026. (ANTARA/Barış Seçkin - Anadolu Agency/pri).)

Pantau - Israel memperpanjang masa penahanan dua aktivis Global Sumud Flotilla, armada kapal bantuan kemanusiaan menuju Jalur Gaza, hingga 10 Mei 2026.

Laporan surat kabar Haaretz menyebut dua aktivis yang masih ditahan adalah Saif Abukeshek, warga negara Spanyol dan Swedia keturunan Palestina, serta Thiago Avila, warga negara Brazil.

Dua Aktivis Dituduh Bantu Musuh Saat Perang

Menurut laporan tersebut, kedua aktivis diduga “membantu musuh selama perang” dan menjadi anggota “organisasi teroris”.

Sebelumnya, kelompok aktivis kemanusiaan Global Sumud Flotilla menyatakan pasukan Israel menaiki kapal mereka dan menahan 180 aktivis.

Namun, sebanyak 178 aktivis kemudian dibebaskan oleh otoritas Israel.

Armada Global Sumud Flotilla diketahui berangkat dari Barcelona pada 15 April 2026 dengan tujuan menyalurkan bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza.

Kapal Bantuan Disebut Direbut Israel di Dekat Kreta

Pada 29 April 2026, pasukan Israel dilaporkan merebut kapal-kapal armada tersebut di dekat Pulau Kreta.

Para aktivis juga menuding pasukan Israel merusak mesin dan sistem navigasi kapal bantuan tersebut.

Keesokan harinya, menteri luar negeri dari 11 negara, termasuk Turkiye, Brazil, Spanyol, Malaysia, Pakistan, dan Afrika Selatan, mengutuk tindakan Israel.

Mereka juga menuntut pertanggungjawaban hukum atas penahanan aktivis dan penyitaan kapal bantuan kemanusiaan tersebut.

Penulis :
Aditya Yohan