
Pantau - Arab Saudi dan Spanyol menandatangani perjanjian kemitraan strategis untuk memperdalam hubungan bilateral dalam pertemuan tingkat menteri luar negeri di Madrid, Rabu (13/5).
Kesepakatan tersebut diumumkan melalui pernyataan bersama setelah Menteri Luar Negeri Arab Saudi Faisal bin Farhan Al Saud bertemu Menteri Luar Negeri Spanyol Jose Manuel Albares Bueno di ibu kota Spanyol.
Kedua negara sepakat memperluas kerja sama di berbagai sektor, termasuk keamanan, pertahanan, perdagangan, investasi, dan budaya.
Bentuk Dewan Kemitraan Strategis Saudi-Spanyol
Pertemuan bilateral itu juga menghasilkan pembentukan Dewan Kemitraan Strategis Saudi-Spanyol.
Dewan tersebut dibentuk untuk memperkuat koordinasi jangka panjang antara pemerintah Arab Saudi dan Spanyol.
Dalam pernyataan bersama, kedua pihak menyebut hubungan kedua kerajaan dibangun atas “ikatan sejarah dan persahabatan”.
Arab Saudi dan Spanyol juga menandatangani perjanjian pengecualian visa timbal balik bagi pemegang paspor diplomatik, khusus, dan dinas.
Bahas Ketegangan Timur Tengah dan Stabilitas Regional
Selain kerja sama bilateral, kedua negara turut membahas situasi keamanan di Timur Tengah.
Pernyataan bersama menegaskan pentingnya mematuhi hukum internasional serta memperkuat gencatan senjata di Gaza, Iran, dan Lebanon.
Kedua menteri juga menyerukan upaya menahan diri, dialog, dan solusi diplomatik demi menjaga stabilitas regional dan internasional.
Arab Saudi dan Spanyol menyoroti pentingnya menjaga keamanan serta kebebasan navigasi di Selat Hormuz.
Spanyol menegaskan solidaritasnya kepada Arab Saudi, negara-negara Dewan Kerja Sama Teluk, dan Yordania terkait serangan yang menargetkan kawasan tersebut.
Pihak Spanyol juga memuji pendekatan Arab Saudi yang mendorong de-eskalasi dan diplomasi.
Sementara itu, Arab Saudi menyambut dukungan Spanyol terhadap solusi dua negara untuk konflik Israel-Palestina dan mengapresiasi sikap Madrid terkait ketegangan di Timur Tengah.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





