HOME  ⁄  Geopolitik

Putin Dijadwalkan Kunjungi China Setelah Lawatan Donald Trump dan Xi Jinping Bahas Isu Global

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Putin Dijadwalkan Kunjungi China Setelah Lawatan Donald Trump dan Xi Jinping Bahas Isu Global
Foto: Arsip foto - Presiden Rusia Vladimir Putin di ibu kota Rusia, Moskow, Rusia pada 29 Januari 2026 (sumber: Anadolu Agency)

Pantau - Presiden Rusia Vladimir Putin dijadwalkan mengunjungi China pada 20 Mei 2026 atau hanya beberapa hari setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyelesaikan kunjungan resminya ke Beijing.

Kunjungan tersebut pertama kali dilaporkan media South China Morning Post yang menyebut lawatan Putin hanya berlangsung selama satu hari.

Sumber laporan menyebut kunjungan itu merupakan bagian dari keterlibatan rutin antara Moskow dan Beijing tanpa agenda parade besar maupun upacara penyambutan khusus.

Hingga Jumat, 15 Mei 2026, pemerintah China maupun Rusia belum memberikan konfirmasi resmi mengenai tanggal kunjungan tersebut.

Pertemuan Putin dan Xi Jinping Disiapkan

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov sebelumnya menyatakan persiapan kunjungan Putin ke China hampir selesai dan hanya menyisakan tahap akhir.

“Kunjungan sedang dipersiapkan dan prosesnya hampir selesai,” ungkap Peskov.

Saat ditanya mengenai hubungan Rusia dan China setelah kunjungan Trump ke Beijing, Peskov menegaskan Moskow tetap mengharapkan komunikasi dengan Presiden China Xi Jinping.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Guo Jiakun mengatakan Beijing dan Moskow terus menjaga komunikasi erat terkait persiapan pertemuan kedua pemimpin.

“Rincian lebih lanjut akan diumumkan pada waktu yang tepat,” ujar Guo Jiakun.

Pertemuan terakhir antara Putin dan Xi berlangsung melalui sambungan video pada 4 Februari 2026.

Trump Baru Selesaikan Kunjungan Tiga Hari ke China

Donald Trump menyelesaikan kunjungan tiga harinya ke China pada Jumat, 15 Mei 2026.

Dalam lawatan tersebut, Trump bertemu Xi Jinping untuk membahas perdagangan, Taiwan, konflik Timur Tengah, serta berbagai isu internasional lainnya.

Kunjungan Trump disebut menjadi lawatan pertama presiden Amerika Serikat ke China dalam sembilan tahun terakhir.

Jika kunjungan Putin terlaksana, China akan menjadi negara pertama yang menerima pemimpin Rusia dan Amerika Serikat dalam bulan yang sama di luar forum multilateral.

China juga tercatat telah menerima kunjungan Presiden Prancis Emmanuel Macron pada Desember 2025 dan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer pada Januari 2026.

Apabila kunjungan Putin terealisasi, China akan menjadi negara pertama yang menjamu seluruh empat pemimpin negara anggota tetap lainnya di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa dalam beberapa bulan terakhir.

Anggota tetap Dewan Keamanan PBB terdiri atas Rusia, Amerika Serikat, Inggris, Prancis, dan China.

Penulis :
Arian Mesa