HOME  ⁄  Geopolitik

Rusia Tegaskan Operasi Militer Khusus Dilakukan untuk Hentikan Pertumpahan Darah di Ukraina

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Rusia Tegaskan Operasi Militer Khusus Dilakukan untuk Hentikan Pertumpahan Darah di Ukraina
Foto: Arsip foto - Duta Besar Rusia untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Vassily Nebenzia (sumber: Anadolu)

Pantau - Duta Besar Rusia untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa Vassily Nebenzia menegaskan operasi militer khusus yang dilancarkan Moskow bertujuan untuk mengakhiri pertumpahan darah dan tindakan melawan hukum di Ukraina dalam pertemuan Dewan Keamanan PBB pada Jumat, 22 Mei 2026.

Nebenzia menyatakan Rusia yakin akan mencapai tujuan dari operasi militer khusus tersebut di tengah konflik yang terus berlangsung di kawasan itu.

“Kami memulai operasi militer khusus untuk mengakhiri pertumpahan darah dan tindakan melawan hukum rezim di negara tetangga, dan yakinlah bahwa kami akan mencapai tujuan tersebut,” ungkap Nebenzia dalam pidatonya di hadapan Dewan Keamanan PBB.

Rusia Soroti Serangan di Starobelsk

Nebenzia juga menyoroti serangan yang disebut dilakukan Ukraina terhadap gedung akademik dan asrama di Starobelsk, Republik Rakyat Lugansk atau Luhansk.

Ia menyebut serangan tersebut menyebabkan lebih dari 40 orang terluka dan sedikitnya enam orang tewas.

Menurut Nebenzia, tragedi seperti yang terjadi di Starobelsk akan terus berlangsung setiap hari apabila Rusia tidak meluncurkan operasi militer khusus tersebut.

Moskow Klaim Operasi untuk Hentikan Konflik

Dalam pidato yang sama, Nebenzia menegaskan operasi militer khusus dilakukan sebagai langkah untuk menghentikan konflik dan kekerasan di wilayah tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Rusia di tengah meningkatnya perhatian internasional terhadap perkembangan konflik antara Moskow dan Kyiv yang masih berlangsung hingga kini.

Penulis :
Arian Mesa