HOME  ⁄  Geopolitik

AS Masih Tolak Sejumlah Klausul dalam MoU Perdamaian dengan Iran

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

AS Masih Tolak Sejumlah Klausul dalam MoU Perdamaian dengan Iran
Foto: (Sumber : Para peserta aksi yang membawa plakat berpartisipasi dalam unjuk rasa untuk memperingati Hari Buruh Internasional di New York, Amerika Serikat, 1 Mei 2026. (Xinhua/Zhang Fengguo).)

Pantau - Amerika Serikat dilaporkan masih menolak beberapa klausul dalam nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) perdamaian potensial dengan Iran terkait upaya mengakhiri konflik antara kedua negara.

Kantor berita semiresmi Iran, Tasnim, pada Minggu (24/5) melaporkan penolakan tersebut mencakup klausul mengenai pencairan aset-aset Iran yang dibekukan.

Menurut laporan Tasnim, pembicaraan antara Washington dan Teheran masih berlangsung meski belum mencapai kesepakatan final.

Iran Tegaskan Tidak Akan Mundur dari Garis Merah

Tasnim menyebut masih terdapat kemungkinan nota kesepahaman damai itu dibatalkan apabila kedua pihak gagal menemukan titik temu dalam sejumlah isu utama.

Iran juga menegaskan tidak akan mundur dari garis merah dalam melindungi hak-hak rakyatnya.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei sebelumnya mengatakan Iran dan Amerika Serikat tengah berupaya merampungkan nota kesepahaman untuk mengakhiri perang.

“Pada tahap ini, fokus kami adalah mengakhiri perang yang diberlakukan,” ungkap Baghaei kepada stasiun televisi pemerintah IRIB.

“Tujuan kami adalah terlebih dahulu menyepakati nota kesepahaman yang terdiri atas 14 klausul,” lanjutnya.

Perundingan Damai Ditargetkan Rampung 60 Hari

Baghaei mengatakan Teheran dan Washington ditargetkan mencapai kesepakatan final dalam kurun waktu 30 hingga 60 hari ke depan.

Menurut dia, beberapa isu utama dalam pembahasan MoU meliputi penghentian serangan maritim Amerika Serikat dan pencairan aset Iran yang dibekukan.

Iran, Amerika Serikat, dan Israel sebelumnya mencapai gencatan senjata pada 8 April 2026 setelah 40 hari pertempuran yang dipicu serangan AS dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari.

Setelah gencatan senjata berlaku, delegasi Iran dan Amerika Serikat menggelar perundingan damai di Islamabad, Pakistan, pada 11 hingga 12 April, namun belum menghasilkan kesepakatan.

Penulis :
Ahmad Yusuf