HOME  ⁄  Geopolitik

Korea Utara Uji Rudal Jelajah dan Balistik Baru, Kim Jong Un Klaim Perkuat Persenjataan Modern

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Korea Utara Uji Rudal Jelajah dan Balistik Baru, Kim Jong Un Klaim Perkuat Persenjataan Modern
Foto: (Sumber : Ilustrasi - Uji coba peluncuran rudal balistik antarbenua (ICBM) Hwasongpho-17 milik Korea Utara, yang disiarkan kantor berita Korea Utara KNA, Jumat (25/3/2022). ANTARA/Korean Central News Agency/Handout via Xinhua/tm/am..)

Pantau - Korea Utara mengumumkan telah melakukan uji coba sistem rudal jelajah dan rudal balistik terbaru pada Rabu sebagai bagian dari program modernisasi persenjataan negara tersebut.

Uji coba yang berlangsung pada Selasa (26/5) itu disaksikan langsung oleh Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dan disebut menjadi bagian dari target pembangunan pertahanan lima tahunan Pyongyang.

Menurut kantor berita Korea Utara KCNA, pengujian mencakup sistem senjata rudal jelajah taktis, sistem peluncuran rudal multifungsi ringan, serta sejumlah roket artileri terbaru.

Militer Korea Selatan sebelumnya melaporkan Korea Utara meluncurkan sejumlah proyektil dari wilayah pesisir barat sekitar pukul 13.00 waktu setempat dengan jarak tempuh mencapai 80 kilometer.

Peluncuran tersebut menjadi uji coba rudal balistik pertama Korea Utara sejak 19 April 2026.

Rudal Dilengkapi Teknologi AI

KCNA menyebut rudal jelajah taktis terbaru Korea Utara telah dilengkapi teknologi pemandu berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Media pemerintah Korut itu mengklaim rudal tersebut memiliki sistem navigasi otonom berpresisi tinggi yang mampu menghantam target hingga jarak 100 kilometer.

Selain itu, pengujian juga dilakukan untuk menganalisis kekuatan hulu ledak khusus pada rudal balistik taktis.

KCNA melaporkan sistem persenjataan itu nantinya akan ditempatkan di brigade artileri jarak jauh di sepanjang perbatasan selatan Korea Utara dengan Korea Selatan.

Kim Jong Un Puas dengan Hasil Uji Coba

Kim Jong Un disebut menyampaikan kepuasan atas hasil pengujian sistem persenjataan terbaru tersebut.

Ia menilai keberhasilan uji coba menjadi “isyarat jelas akan semakin meningkatnya kekuatan angkatan bersenjata kita,” ungkap KCNA.

Kim juga mengatakan sistem kendali penembakan dan sistem otomatis kendaraan peluncur telah diperbarui agar sesuai dengan kebutuhan peperangan modern.

“Menyesuaikan dengan kondisi peperangan modern demi meningkatkan kemampuan dalam perang,” ujarnya.

Uji coba rudal terbaru Korea Utara kembali meningkatkan ketegangan di kawasan Semenanjung Korea di tengah kekhawatiran negara-negara tetangga terhadap pengembangan teknologi persenjataan Pyongyang.

Penulis :
Aditya Yohan