HOME  ⁄  Geopolitik

Netanyahu Perintahkan Militer Israel Perluas Operasi di Lebanon Selatan dan Kuasai Wilayah Strategis

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Netanyahu Perintahkan Militer Israel Perluas Operasi di Lebanon Selatan dan Kuasai Wilayah Strategis
Foto: (Sumber: Ilustrasi Lebanon selatan. /ANTARA/Anadolu/py. (Anadolu).)

Pantau - Kepala otorita Israel Benjamin Netanyahu mengumumkan telah memerintahkan Pasukan Pertahanan Israel (IDF) untuk memperluas operasi militer di Lebanon Selatan sekaligus memperketat kendali atas wilayah-wilayah yang sebelumnya berada di bawah penguasaan Hizbullah.

Dalam pernyataannya, Netanyahu menyebut IDF telah menyeberangi Sungai Litani, menguasai sejumlah wilayah strategis, merebut kawasan pegunungan Beaufort, dan memperluas penguasaan atas area yang sebelumnya dikuasai Hizbullah.

Netanyahu menilai keberhasilan merebut Kastel Beaufort menjadi tahap penting dalam operasi yang sedang berlangsung.

Ia menyebut pencapaian tersebut sebagai perubahan dramatis dalam kebijakan yang dijalankan pemerintahannya di kawasan perbatasan Lebanon.

Kastel Beaufort merupakan benteng bersejarah peninggalan era Perang Salib yang terletak di Lebanon Selatan dan dinilai memiliki nilai strategis dalam operasi militer Israel.

Netanyahu menyatakan Israel saat ini mengambil inisiatif operasi di berbagai front konflik yang mencakup Suriah, Gaza, dan Lebanon.

Menurutnya, pemerintah Israel telah menetapkan zona keamanan di luar perbatasan negara tersebut untuk melindungi komunitas dan penduduk Israel.

Ia mengakui bahwa upaya tersebut membutuhkan waktu dan tidak dapat diselesaikan dalam waktu singkat.

Netanyahu menegaskan pemerintahannya berupaya memulihkan keamanan bagi penduduk Israel di wilayah utara sebagaimana yang diklaim telah dilakukan bagi warga di wilayah selatan.

Ia menyatakan operasi militer akan terus dilanjutkan hingga seluruh misi yang telah ditetapkan dianggap selesai.

Perluasan operasi tersebut menandai peningkatan aktivitas militer Israel di Lebanon Selatan dengan fokus pada penguasaan wilayah strategis yang sebelumnya berada di bawah kendali Hizbullah.

Perkembangan terbaru ini juga menunjukkan eskalasi ketegangan yang masih berlangsung di kawasan perbatasan Lebanon-Israel.

Penulis :
Gerry Eka