
Pantau - Juru bicara Presiden Rusia di Kremlin, Dmitry Peskov, menuding pemerintah Ukraina sebagai sumber utama ketegangan antara Rusia dan negara-negara Eropa di tengah meningkatnya polemik terkait insiden drone di Rumania.
Pernyataan tersebut disampaikan Peskov dalam wawancara dengan media Vesti di Moskow pada Minggu (31/5/2026).
Dmitry Peskov mengatakan, "Apa pun yang terjadi, akar dari semua masalah adalah Ukraina dan tindakan rezim Kiev; yang lain hanyalah dampaknya."
Menurut Peskov, berbagai ketegangan yang terjadi antara Rusia dan Eropa berawal dari konflik yang melibatkan Ukraina.
Ia juga menuduh Uni Eropa telah melampaui batas dalam upaya mempertahankan konflik yang masih berlangsung.
Pernyataan Peskov disampaikan sebagai tanggapan atas komentar Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen yang sebelumnya menyalahkan Rusia atas insiden masuknya pesawat nirawak ke wilayah Rumania.
Ursula menyebut tindakan Rusia tersebut telah melewati garis merah.
Menanggapi tuduhan tersebut, Peskov menilai pihak yang mendukung kelanjutan konflik tidak layak berbicara mengenai batasan atau garis merah.
Dmitry Peskov mengatakan, "Negara-negara, yang melakukan segala cara untuk mempertahankan perang agar tidak terjadi pelanggaran, seharusnya tidak berbicara soal 'garis merah' apa pun."
Sebelumnya, pada 29 Mei 2026, Kementerian Pertahanan Rumania melaporkan sebuah drone menghantam atap rumah di wilayah Galati.
Insiden tersebut menyebabkan dua orang mengalami luka-luka.
Militer Rumania disebut berhasil melacak pesawat nirawak itu menggunakan radar, namun tidak sempat mencegatnya sebelum menghantam bangunan.
Pemerintah Rumania kemudian menuduh Rusia berada di balik insiden tersebut.
Presiden Rumania Nicusor Dan menyatakan Konsul Jenderal Rusia di Constanta akan ditetapkan sebagai persona non grata.
Pemerintah Rumania juga berencana menutup kantor Konsulat Jenderal Rusia di Constanta.
Di sisi lain, Presiden Rusia Vladimir Putin menolak asumsi bahwa drone tersebut berasal dari Rusia.
Putin menyatakan setiap drone yang memasuki wilayah Uni Eropa kerap langsung diasumsikan berasal dari Rusia.
Menurut Putin, pesawat nirawak yang masuk ke wilayah Rumania kemungkinan merupakan milik Ukraina yang menyimpang dari jalur akibat gangguan elektronik atau masalah teknis.
Perbedaan pandangan antara Rusia dan Rumania menunjukkan masih tingginya ketegangan diplomatik yang berkaitan dengan konflik Rusia-Ukraina serta memperburuk hubungan Rusia dengan sejumlah negara Eropa.
- Penulis :
- Gerry Eka





