
Pantau - Inisiatif pembersihan ranjau Arab Saudi di Yaman melalui Proyek Masam mengumumkan telah membersihkan 6.323 ranjau darat dan sisa bahan peledak perang di berbagai wilayah Yaman sepanjang Mei 2026.
Ribuan Ranjau Berhasil Diamankan
Proyek Masam menyampaikan bahwa timnya juga berhasil membersihkan dan mengamankan lebih dari 1,2 juta meter persegi lahan selama periode tersebut.
Data tersebut diumumkan pada Minggu (31/5) melalui platform media sosial X sebagai bagian dari laporan kegiatan bulanan proyek pembersihan ranjau.
Program yang diluncurkan Arab Saudi pada 2018 itu bertujuan membersihkan ranjau darat dan sisa bahan peledak dari wilayah-wilayah yang terdampak konflik bersenjata di Yaman.
Pembersihan tersebut dilakukan untuk mengurangi risiko bagi warga sipil serta mendukung pemulihan daerah yang sebelumnya menjadi lokasi pertempuran.
Dampak Konflik Masih Membayangi Yaman
Sebagian besar wilayah Yaman masih terkontaminasi ranjau dan amunisi yang belum meledak akibat perang saudara yang pecah pada akhir 2014.
Konflik tersebut bermula setelah kelompok Houthi mengambil alih ibu kota Yaman, Sanaa, yang kemudian memicu perang berkepanjangan di negara tersebut.
Pemerintah Yaman menuduh kelompok Houthi menanam lebih dari 2 juta ranjau darat sejak konflik dimulai.
Menurut pemerintah Yaman, keberadaan ranjau tersebut masih menjadi ancaman serius bagi masyarakat meskipun permusuhan di sejumlah wilayah telah berakhir.
Upaya pembersihan ranjau terus dilakukan untuk meningkatkan keselamatan warga dan membuka kembali akses terhadap lahan yang sebelumnya tidak dapat digunakan akibat risiko ledakan.
- Penulis :
- Aditya Yohan





