HOME  ⁄  Geopolitik

Iran Ancam Hentikan Negosiasi dengan AS Jika Israel Terus Serang Lebanon

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Iran Ancam Hentikan Negosiasi dengan AS Jika Israel Terus Serang Lebanon
Foto: (Sumber : Anak-anak berusaha melindungi diri dari debu dan asap yang mengepul dari reruntuhan akibat serangan udara Israel yang menargetkan kawasan Corniche al-Mazraa di ibu kota Beirut, Lebanon, pada 10 April 2026. Akibat serangan tersebut, satu bangunan hancur total, sementara bangunan di sekitarnya juga mengalami kerusakan parah. ANTARA/Murat Şengül/Anadolu/pri..)

Pantau - Iran menyatakan akan menghentikan negosiasi dengan Amerika Serikat dan mengambil tindakan terhadap Israel apabila operasi militer Israel di Lebanon terus berlanjut, menyusul meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah.

Iran Tegaskan Sikap terhadap Serangan Israel

Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf menegaskan Teheran telah berupaya menghentikan serangan Israel dalam dua hari terakhir.

“Selama dua hari terakhir, kami telah bekerja keras untuk menghentikan serangan Israel. Namun, jika kejahatan-kejahatan ini terus berlanjut, kami tidak hanya akan menangguhkan perundingan, tetapi juga akan bertindak terhadap rezim Zionis,” ungkap Ghalibaf melalui Telegram.

Dalam pembicaraan dengan Ketua Parlemen Lebanon Nabih Berri, Ghalibaf juga menegaskan komitmen Iran untuk mendorong terwujudnya gencatan senjata di seluruh wilayah Lebanon.

Pernyataan tersebut muncul setelah Kepala Otoritas Israel Benjamin Netanyahu memerintahkan serangan terhadap target-target Hizbullah di pinggiran Beirut pada Senin (1/6).

Kementerian Luar Negeri Iran menilai pelanggaran gencatan senjata di Lebanon juga merupakan pelanggaran terhadap kesepakatan gencatan senjata yang sebelumnya dicapai antara Washington dan Teheran.

Ketegangan Berlanjut Meski Ada Gencatan Senjata

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan Hizbullah dan Israel akan menyetujui gencatan senjata setelah melakukan pembicaraan dengan Netanyahu dan perwakilan Hizbullah.

Konflik kembali memanas setelah Hizbullah melancarkan serangan roket dan drone ke Israel pada 2 Maret di tengah perang yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

Sebagai balasan, Israel melakukan serangan udara besar-besaran terhadap target Hizbullah di Beirut bagian selatan serta wilayah selatan dan timur Lebanon, sebelum melanjutkan operasi darat di kawasan perbatasan.

Pada 16 April, kedua pihak mencapai kesepakatan gencatan senjata melalui perundingan di Washington.

Namun, Israel disebut masih melancarkan serangan terhadap puluhan permukiman di Lebanon selatan dan mempertahankan kendali tembakan di sejumlah wilayah perbatasan.

Sebagai respons, Hizbullah terus melakukan operasi militer terhadap pasukan Israel di kawasan tersebut.

Penulis :
Aditya Yohan