HOME  ⁄  Geopolitik

Panglima Militer AS Kunjungi Venezuela untuk Pertama Kalinya Bahas Stabilitas dan Kerja Sama

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Panglima Militer AS Kunjungi Venezuela untuk Pertama Kalinya Bahas Stabilitas dan Kerja Sama
Foto: (Sumber : Ketua Kepala Staf Gabungan, Komandan Angkatan Udara Jenderal Dan Caine, konferensi pers di Pentagon di Washington (22/6/2026). ANTARA/Anadolu Agency/pri..)

Pantau - Ketua Kepala Staf Gabungan Militer Amerika Serikat Jenderal Dan Caine melakukan kunjungan resmi pertamanya ke Venezuela pada Rabu untuk membahas stabilitas negara tersebut, keamanan kawasan Belahan Bumi Barat, serta penguatan hubungan bilateral antara Washington dan Caracas.

Dalam kunjungan ke Caracas, Dan Caine menggelar pertemuan dengan pejabat senior pemerintah sementara Venezuela dan staf Kedutaan Besar Amerika Serikat.

Ia juga meninjau satuan pengamanan Korps Marinir Amerika Serikat yang bertugas di Kedutaan Besar AS di Venezuela.

Bahas Stabilitas dan Keamanan Kawasan

Menurut pernyataan juru bicara Kepala Staf Gabungan AS, Caine menegaskan pentingnya menjaga stabilitas Venezuela dan keamanan bersama di kawasan.

“Amerika Serikat berkomitmen terhadap Venezuela yang stabil, makmur, demokratis, dan selaras dengan Amerika Serikat,” demikian pernyataan resmi tersebut.

Pihak AS juga menegaskan komitmennya untuk memastikan pelaksanaan rencana tiga tahap Presiden Donald Trump bagi Venezuela.

Kunjungan di Tengah Ketegangan Hubungan

Kunjungan tersebut berlangsung setelah hubungan kedua negara mengalami ketegangan dalam beberapa bulan terakhir.

Ketegangan meningkat setelah Presiden Venezuela Nicolas Maduro ditangkap pada 3 Januari dalam operasi militer yang diumumkan oleh Washington.

Setelah penangkapan itu, Wakil Presiden sekaligus Menteri Perminyakan Venezuela Delcy Rodriguez dilantik sebagai presiden sementara untuk memimpin pemerintahan.

Pemerintah sementara kemudian melakukan sejumlah perubahan kebijakan, termasuk revisi aturan sektor minyak dan pembebasan beberapa tahanan politik.

Kunjungan Dan Caine menjadi salah satu langkah diplomatik terbaru di tengah upaya membangun kembali hubungan antara Amerika Serikat dan Venezuela setelah perubahan politik yang terjadi di negara Amerika Selatan tersebut.

Penulis :
Ahmad Yusuf