HOME  ⁄  Geopolitik

Marco Rubio Prediksi Pasokan Energi Global Bergeser ke AS Usai Konflik dengan Iran

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Marco Rubio Prediksi Pasokan Energi Global Bergeser ke AS Usai Konflik dengan Iran
Foto: (Sumber : Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio. ANTARA/Anadolu/py/am..)

Pantau - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio memprediksi akan terjadi pergeseran besar sumber pasokan energi global setelah konflik antara Amerika Serikat dan Iran, dengan AS diperkirakan menjadi pemasok energi yang lebih dominan bagi kawasan Indo-Pasifik.

Pernyataan tersebut disampaikan Rubio dalam sidang Komite Urusan Luar Negeri DPR Amerika Serikat pada Rabu waktu setempat.

Rubio menilai perubahan pola pasokan energi dunia sebenarnya sudah mulai berlangsung, meski masih membutuhkan waktu untuk meningkatkan kapasitas produksi dan distribusi energi.

Konflik AS-Iran Picu Gangguan Jalur Energi

Konflik militer yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran turut memicu blokade de facto Selat Hormuz, yang selama ini menjadi jalur utama pengiriman minyak dan gas alam cair (liquefied natural gas/LNG) dari kawasan Teluk Persia.

Gangguan pada jalur strategis tersebut mendorong kenaikan harga energi global dan meningkatkan kekhawatiran terhadap stabilitas pasokan energi internasional.

Rubio menilai kondisi tersebut akan mempercepat perubahan peta perdagangan energi dunia, termasuk meningkatnya peran Amerika Serikat sebagai pemasok alternatif bagi sejumlah negara.

Kawasan Indo-Pasifik Diperkirakan Jadi Tujuan Utama

Menurut Rubio, kawasan Indo-Pasifik berpotensi menjadi salah satu tujuan utama ekspor energi Amerika Serikat di tengah perubahan rantai pasok global.

Peningkatan kapasitas produksi dan ekspor energi AS dinilai akan menjadi faktor penting dalam memenuhi kebutuhan negara-negara yang terdampak gangguan distribusi energi dari Timur Tengah.

Pernyataan Rubio muncul di tengah meningkatnya perhatian dunia terhadap dampak konflik geopolitik terhadap keamanan energi global dan kelancaran distribusi minyak serta LNG.

Penulis :
Aditya Yohan