HOME  ⁄  Geopolitik

Korban Tewas Akibat Serangan Israel di Lebanon Capai 3.593 Orang

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Korban Tewas Akibat Serangan Israel di Lebanon Capai 3.593 Orang
Foto: (Sumber: Serangan Israel terhadap salah satu rumah sakit di wilayah Lebanon. (ANTARA/Xinhua).)

Pantau - Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan jumlah korban tewas akibat serangan Israel di wilayah Lebanon mencapai 3.593 orang sejak 2 Maret 2026, sementara 10.990 lainnya mengalami luka-luka.

Data tersebut diumumkan Kementerian Kesehatan Lebanon pada Sabtu, 6 Juni 2026.

Dalam 24 jam terakhir sebelum laporan dirilis, tercatat 67 orang meninggal dunia dan 257 orang lainnya mengalami luka akibat serangan yang terjadi di berbagai wilayah.

Peningkatan jumlah korban menunjukkan konflik di perbatasan Lebanon-Israel masih menimbulkan dampak kemanusiaan yang besar meskipun terdapat perjanjian gencatan senjata.

Jenderal Lebanon Tewas dalam Serangan

Sebelumnya pada hari yang sama, kantor berita NNA melaporkan adanya serangan terhadap kendaraan militer Lebanon di wilayah selatan negara tersebut.

Akibat serangan itu, seorang jenderal tentara Lebanon dan sopirnya dilaporkan tewas.

Insiden tersebut menambah daftar korban dari kalangan militer Lebanon di tengah ketegangan yang masih berlangsung di kawasan perbatasan.

Militer Israel disebut terus melancarkan serangan ke wilayah Lebanon selatan meskipun kesepakatan gencatan senjata telah diberlakukan.

Lebanon Soroti Pelanggaran Kedaulatan

Pemerintah Lebanon berulang kali menyatakan bahwa serangan Israel merupakan pelanggaran terhadap kedaulatan negara.

Menurut pemerintah Lebanon, aksi militer tersebut juga menghambat upaya stabilisasi keamanan yang sedang dilakukan di wilayah selatan Lebanon.

Situasi keamanan di kawasan perbatasan Lebanon-Israel masih menjadi perhatian internasional karena konflik dan ketegangan belum sepenuhnya mereda.

Pemerintah Lebanon terus menyerukan penghormatan terhadap gencatan senjata guna mencegah eskalasi lebih lanjut dan mengurangi jumlah korban sipil maupun militer.

Penulis :
Gerry Eka