HOME  ⁄  Geopolitik

IAEA Awasi Pembersihan Ranjau di Sekitar PLTN Zaporizhzhia Demi Perbaikan Jalur Listrik Vital

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

IAEA Awasi Pembersihan Ranjau di Sekitar PLTN Zaporizhzhia Demi Perbaikan Jalur Listrik Vital
Foto: (Sumber : Direktur Jenderal IAEA Rafael Grossi. (ANTARA/Xinhua).)

Pantau - Badan Energi Atom Internasional (International Atomic Energy Agency/IAEA) mulai mengawasi operasi pembersihan ranjau di sekitar Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Zaporizhzhia, Ukraina, sebagai langkah penting sebelum perbaikan saluran listrik eksternal yang vital dapat dilakukan.

Operasi pengawasan tersebut dimulai pada Minggu (7/6/2026) setelah tercapainya gencatan senjata lokal yang dimediasi IAEA di kawasan garis depan dekat fasilitas nuklir terbesar di Eropa itu.

Direktur Jenderal IAEA Rafael Grossi mengatakan tim lembaganya dikerahkan langsung untuk memantau proses pembersihan ranjau guna memastikan tahapan perbaikan infrastruktur dapat berjalan aman.

Gencatan Senjata Dukung Perbaikan Infrastruktur

Grossi menjelaskan gencatan senjata yang diumumkan pada Jumat (5/6/2026) bertujuan memfasilitasi perbaikan saluran listrik krusial yang menopang operasional dan keselamatan PLTN Zaporizhzhia.

Namun, proses tersebut sempat tertunda setelah sejumlah personel militer Rusia dilaporkan mengalami luka saat menjalankan tahap awal pembersihan ranjau di area tersebut.

IAEA kemudian melakukan konsultasi intensif dengan Rusia dan Ukraina sepanjang akhir pekan untuk memastikan kesepakatan gencatan senjata tetap berjalan sesuai rencana.

Grossi mengungkapkan setelah proses pembersihan ranjau selesai, pekerjaan perbaikan jaringan listrik diperkirakan dapat dimulai dalam beberapa hari mendatang.

IAEA Tekankan Pencegahan Kecelakaan Nuklir

IAEA menegaskan akan terus terlibat dalam upaya menjaga keselamatan nuklir di tengah konflik yang masih berlangsung antara Rusia dan Ukraina.

Grossi menekankan lembaganya berkomitmen membantu mencegah terjadinya kecelakaan nuklir di PLTN Zaporizhzhia yang selama ini menjadi perhatian komunitas internasional.

Kehadiran tim IAEA di lapangan diharapkan dapat mendukung kelancaran proses pemulihan infrastruktur penting sekaligus menjaga stabilitas keamanan fasilitas nuklir tersebut.

Penulis :
Aditya Yohan