HOME  ⁄  Geopolitik

Xi Jinping Tegaskan China dan Korea Utara Berbagi Nasib serta Perkuat Hubungan Strategis

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Xi Jinping Tegaskan China dan Korea Utara Berbagi Nasib serta Perkuat Hubungan Strategis
Foto: (Sumber : Presiden China Xi Jinping dan istrinya Peng Liyuan berfoto dengan Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong Un dan istrinya Ri Sol-ju di Mokran House, Pyongyang, Senin (8/6/2026). (ANTARA/HO-Kementerian Luar Negeri China).)

Pantau - Presiden China Xi Jinping menegaskan bahwa China dan Korea Utara berbagi gunung, sungai, serta nasib yang sama dalam jamuan makan malam bersama Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong Un di Mokran House, Pyongyang, Senin (8/6/2026).

Xi dan Kim Sepakat Perkuat Hubungan Bilateral

Xi Jinping menyampaikan bahwa persahabatan tradisional antara kedua negara semakin kokoh meski menghadapi berbagai perubahan situasi internasional.

"China dan Korea berbagi gunung dan sungai serta nasib yang sama. Persahabatan tradisional Tiongkok-Korea diwariskan dan semakin kokoh dalam ujian perubahan situasi internasional," ungkap Xi Jinping.

Xi mengatakan tahun 2026 menandai 65 tahun penandatanganan Traktat Persahabatan, Kerja Sama, dan Saling Membantu antara China dan Korea Utara yang menjadi fondasi hubungan kedua negara.

"Dalam kunjungan kali ini, saya telah mencapai konsensus penting dengan Sekretaris Jenderal Kim Jong Un. Kami sepakat bahwa kedua negara perlu memahami arus besar zaman, mengikuti aspirasi bersama rakyat kedua negara, memperkuat interaksi tingkat tinggi, memperluas kerja sama praktis, meningkatkan hubungan antarmasyarakat, mendorong perkembangan hubungan China-Korea Utara pada tingkat yang tinggi," ujarnya.

Xi juga menyatakan dukungan terhadap pembangunan Korea Utara di bawah kepemimpinan Kim Jong Un serta berharap negara tersebut terus mencapai kemajuan dalam perjuangan sosialisme.

Kim Jong Un Sambut Kunjungan Xi Jinping

Kim Jong Un menyebut kunjungan Xi Jinping sebagai bentuk perhatian besar China terhadap hubungan kedua negara.

"Kami menyambut dengan hangat tamu paling terhormat bagi partai, pemerintah, dan rakyat Korea Utara. Kunjungan pertama Sekretaris Jenderal Xi Jinping ke luar negeri tahun ini yang langsung menuju Korea Utara menunjukkan perhatian besar terhadap pengembangan hubungan kedua partai dan kedua negara serta dukungan paling berharga bagi perjuangan sosialisme Korea Utara," kata Kim Jong Un.

Kim mengungkapkan dirinya dan Xi telah mencapai kesepakatan penting untuk mendorong hubungan bilateral yang lebih erat di tengah perubahan situasi global.

"Rakyat Korea Utara dengan tulus merasa gembira atas pencapaian besar yang diraih oleh rakyat China yang bersaudara, dan percaya bahwa di bawah kepemimpinan Partai Komunis China dengan Kamerad Sekretaris Jenderal Xi Jinping, rakyat China pasti akan menciptakan pencapaian yang lebih besar dalam perjalanan baru membangun negara sosialis modern yang kuat dan mencapai kebangkitan besar bangsa China," ungkapnya.

Kunjungan Xi Jinping ke Pyongyang berlangsung selama dua hari dan dilakukan di tengah membaiknya hubungan China dan Korea Utara setelah sebelumnya sempat mengalami ketegangan akibat meningkatnya kerja sama militer Korea Utara dengan Rusia.

China selama ini menjadi sekutu ekonomi dan politik paling berpengaruh bagi Korea Utara serta memiliki hubungan historis yang erat sejak kedua negara bertempur bersama dalam Perang Korea pada 1950 hingga 1953.

Penulis :
Ahmad Yusuf