
Pantau - Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, menyatakan bahwa poin-poin utama naskah nota kesepahaman dengan Amerika Serikat telah disepakati, sementara proses penyelesaian akhir disebut masih bergantung pada perkembangan lanjutan dan sikap para pihak terkait.
Pernyataan Iran dan Amerika Serikat
Baghaei mengatakan bahwa secara substansi teks perjanjian hampir selesai disusun pada bagian-bagian utamanya.
Ia mengungkapkan, "Secara substansi, teks perjanjian tersebut hampir selesai disusun pada bagian-bagian utamanya. Masalahnya adalah sikap Amerika Serikat yang kontradiktif selalu menimbulkan gejolak dan gangguan dalam proses ini."
Pernyataan tersebut dikutip oleh Press TV pada Kamis malam.
Sebelumnya, pada Kamis, 11 Juni, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan bahwa poin-poin akhir perjanjian damai antara Amerika Serikat dan Iran telah disepakati.
Trump juga menyatakan bahwa seluruh pihak yang terlibat, termasuk Israel, telah menyetujui poin-poin akhir tersebut.
Ia menambahkan bahwa kesepakatan tersebut dapat diselesaikan dalam beberapa hari ke depan.
Menunggu Persetujuan Tingkat Tertinggi
Sementara itu, portal berita Axios melaporkan bahwa pihak Iran telah menyetujui perjanjian tersebut di tingkat tinggi.
Laporan Axios mengutip sumber-sumber yang mengetahui proses tersebut.
Menurut laporan tersebut, Iran saat ini masih menunggu persetujuan dari Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, sebelum perjanjian dapat dilanjutkan.
- Penulis :
- Shila Glorya





