
PANTAU - Sejumlah negara dengan ekonomi terbesar di kelompok G20 disebut secara tertutup berupaya meyakinkan Amerika Serikat mengenai dampak negatif sanksi terhadap Rusia bagi perekonomian global, menurut Duta Besar Keliling Kementerian Luar Negeri Rusia untuk Urusan G20 dan APEC, Marat Berdyev.
Rusia Sebut Ekonomi Besar G20 Sampaikan Kekhawatiran kepada Washington
Dalam wawancara dengan RIA Novosti, Marat Berdyev mengatakan sejumlah ekonomi besar menyampaikan pandangan kepada Amerika Serikat mengenai konsekuensi penggunaan sanksi secara berlebihan.
Ia mengungkapkan, “Sejauh yang kami ketahui, sejumlah ekonomi besar secara tertutup menjelaskan kepada pihak Amerika mengenai dampak merugikan dari penggunaan sanksi secara berlebihan. Mereka meyakinkan Washington bahwa pembatasan yang tidak sah hanya akan memperburuk risiko dan tantangan dalam perekonomian global.”
Pada April 2026, Menteri Energi Amerika Serikat Chris Wright menyatakan bahwa Washington memperpanjang pengecualian sanksi terhadap pengiriman minyak Rusia melalui jalur laut setelah pertemuan G20.
Perpanjangan tersebut dilakukan menyusul permintaan dari sejumlah peserta forum G20.
Selanjutnya, Menteri Keuangan Amerika Serikat Scott Bessent mengumumkan bahwa pengecualian yang semula berakhir pada 16 Mei diperpanjang selama 30 hari tambahan.
Rusia Nilai Sanksi Berdampak pada Ekonomi Global
Meski demikian, Berdyev menegaskan bahwa pembahasan publik dalam forum G20 tidak secara langsung membahas pelonggaran lebih lanjut terhadap sanksi Amerika Serikat terhadap minyak Rusia.
Rusia berulang kali menyatakan mampu menghadapi tekanan sanksi yang diberlakukan negara-negara Barat dalam beberapa tahun terakhir.
Menurut pemerintah Rusia, sanksi dari Barat terus diperketat hingga saat ini.
Presiden Rusia Vladimir Putin sebelumnya menyatakan bahwa kebijakan menahan dan melemahkan Rusia merupakan strategi jangka panjang negara-negara Barat.
Putin juga menilai sanksi tersebut tidak hanya berdampak terhadap Rusia, tetapi turut memberikan pukulan serius terhadap perekonomian global secara keseluruhan.
- Penulis :
- Gerry Eka





