
Pantau - Pasar saham Tokyo ditutup menguat tajam pada Kamis (18/6) setelah Amerika Serikat dan Iran menandatangani nota kesepahaman untuk mengakhiri konflik, mendorong indeks Nikkei menembus level 71.000 untuk pertama kalinya dalam sejarah.
Nikkei Cetak Rekor Baru
Indeks Nikkei 225 ditutup naik 1.151,24 poin atau 1,65 persen menjadi 71.053,49.
Sepanjang perdagangan, indeks acuan Jepang tersebut juga sempat menyentuh rekor tertinggi intraday di level 71.398,58.
Sementara itu, indeks Topix yang mencerminkan pergerakan saham lebih luas ditutup menguat 54,95 poin atau 1,37 persen ke posisi 4.068,18.
Level tersebut sekaligus menjadi rekor tertinggi baru bagi Topix baik dalam perdagangan intraday maupun saat penutupan pasar.
Kesepakatan AS-Iran Picu Optimisme Investor
Analis pasar menilai penguatan bursa Tokyo dipicu oleh sentimen positif setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian menandatangani nota kesepahaman yang bertujuan mengakhiri konflik kedua negara.
Kesepakatan tersebut meningkatkan optimisme pelaku pasar terhadap stabilitas geopolitik dan prospek ekonomi global.
Membaiknya hubungan kedua negara juga mendorong sentimen positif di berbagai pasar keuangan internasional.
Saham Teknologi Ikut Dongkrak Bursa
Selain faktor geopolitik, kenaikan bursa Tokyo juga didukung oleh penguatan saham-saham teknologi.
Saham sektor semikonduktor Jepang mengikuti reli yang sebelumnya terjadi pada saham teknologi di Amerika Serikat.
Penguatan saham teknologi tersebut memberikan kontribusi besar terhadap kenaikan indeks Nikkei yang memang memiliki sejumlah emiten teknologi berkapitalisasi besar.
Kombinasi sentimen geopolitik yang mereda dan penguatan sektor teknologi membuat pasar saham Jepang mencatatkan salah satu kinerja terbaiknya sepanjang tahun ini.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf








