HOME  ⁄  Geopolitik

Serangan Israel di Lebanon Tewaskan 47 Orang Meski Ada Kesepakatan Penghentian Konflik

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Serangan Israel di Lebanon Tewaskan 47 Orang Meski Ada Kesepakatan Penghentian Konflik
Foto: (Sumber :Foto yang diambil pada 15 Juni 2026 ini menunjukkan bangunan yang hancur di Nabatieh, Lebanon selatan. ANTARA/Xinhua/Ali Hashisho.)

Pantau - Sedikitnya 47 orang tewas dan 97 lainnya terluka akibat serangan udara intensif Israel yang menghantam sejumlah wilayah Lebanon sepanjang Jumat (19/6), meskipun sebelumnya telah ditandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara Amerika Serikat dan Iran untuk menghentikan operasi militer di kawasan.

Pusat Operasi Darurat Kesehatan Masyarakat Lebanon melaporkan serangan terjadi sejak tengah malam hingga sore hari waktu setempat dan menyasar sejumlah wilayah di Lebanon selatan serta timur.

Serangan Hantam Sejumlah Distrik di Lebanon

Wilayah yang terdampak serangan meliputi distrik Nabatieh, Tyre, Bint Jbeil, Jezzine, dan Baalbek.

Korban jiwa dilaporkan berasal dari sejumlah lokasi, termasuk serangan udara di sebuah pertanian di Jamaliyeh, Distrik Baalbek.

Korban lainnya jatuh akibat serangan drone di wilayah Rihan, Distrik Jezzine, serta di sepanjang jalan raya Deir al-Zahrani-Nabatieh.

Serangan tersebut terjadi di tengah upaya diplomatik menyusul penandatanganan MoU antara Amerika Serikat dan Iran pada 17 Juni 2026 yang bertujuan mengakhiri konflik militer dan menstabilkan kawasan.

Iran Kecam Serangan dan Soroti Tanggung Jawab AS

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei mengecam keras berlanjutnya serangan Israel terhadap Lebanon.

Ia menegaskan bahwa penghentian perang di Lebanon merupakan bagian penting dari kesepakatan yang telah dicapai antara AS dan Iran.

"Penghentian perang di Lebanon secara eksplisit dianggap sebagai bagian integral dari MoU AS-Iran," ungkap Baghaei.

Baghaei juga menyatakan Amerika Serikat memiliki tanggung jawab langsung terhadap situasi yang terjadi di Lebanon saat ini.

Ia menambahkan Iran akan mengambil langkah yang diperlukan untuk melindungi kepentingan, keamanan, dan hak-haknya serta kepentingan para sekutunya.

Muncul Laporan Kesepakatan Gencatan Senjata

Di tengah eskalasi serangan, media Israel Channel 12 melaporkan bahwa Israel dan Hizbullah telah mencapai kesepakatan gencatan senjata.

Laporan tersebut mengutip seorang pejabat Israel yang menyebut adanya kesepakatan untuk menghentikan pertempuran antara kedua pihak.

Hingga saat ini belum ada rincian lebih lanjut mengenai implementasi maupun waktu mulai berlakunya gencatan senjata tersebut.

Penulis :
Aditya Yohan