
Pantau - Iran dan Amerika Serikat sepakat membentuk kelompok teknis khusus dalam perundingan di Swiss untuk merumuskan syarat perjanjian damai final yang ditargetkan dapat tercapai dalam waktu 60 hari sejak dimulainya negosiasi.
Kesepakatan tersebut dicapai dalam perundingan tingkat teknis yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, serta negara mediator Qatar dan Pakistan di resor pegunungan Burgenstock, Swiss, pada Minggu.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Qatar Majed Al-Ansari mengatakan pembicaraan berlangsung tertutup dan berfokus pada penyusunan rincian kesepakatan yang akan menjadi dasar perjanjian damai akhir.
Kelompok Teknis dan Pemantau Dibentuk
"Pembentukan kelompok teknis khusus diumumkan untuk merundingkan syarat perjanjian final yang mencakup seluruh aspek nota kesepahaman. Selain itu, kelompok pemantau juga dibentuk untuk mengawasi pelaksanaan nota tersebut," ungkap Al-Ansari kepada Kantor Berita Qatar.
Menurut Al-Ansari, pembentukan dua kelompok tersebut menjadi langkah penting dalam memastikan proses negosiasi berjalan sesuai kerangka yang telah disepakati para pihak.
Kelompok teknis akan membahas seluruh aspek yang tercantum dalam nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU), sementara kelompok pemantau bertugas mengawasi implementasi komitmen yang telah dibuat.
Komitmen Menuju Perdamaian Berkelanjutan
Perundingan di Swiss menjadi bagian dari upaya lanjutan setelah tercapainya nota kesepahaman antara Iran dan Amerika Serikat terkait pengakhiran konflik.
Al-Ansari menilai langkah pembentukan kelompok kerja tersebut menunjukkan keseriusan seluruh pihak untuk mencapai penyelesaian yang komprehensif.
Menurutnya, proses negosiasi dilakukan dengan itikad baik guna menghasilkan kesepakatan damai yang berkelanjutan dan dapat diterima oleh seluruh pihak yang terlibat.
Hasil kerja kelompok teknis nantinya akan menjadi dasar penyusunan perjanjian damai final yang ditargetkan rampung dalam 60 hari ke depan.
- Penulis :
- Aditya Yohan





