HOME  ⁄  Geopolitik

Media Sebut AS Jalin Kontak dengan Oposisi Israel di Tengah Isu Pengganti Netanyahu

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Media Sebut AS Jalin Kontak dengan Oposisi Israel di Tengah Isu Pengganti Netanyahu
Foto: (Sumber :Arsip - Presiden AS Donald Trump dan pemimpin Israel Benjamin Netanyahu (kiri) menghadiri konferensi pers bersama di Gedung Putih, Washington, D.C., Amerika Serikat, 4 Februari 2025. (ANTARA/Anadolu Agency/pri.).)

Pantau - Pemerintah Amerika Serikat dilaporkan mulai menjalin komunikasi dengan sejumlah tokoh oposisi Israel di tengah meningkatnya perbedaan pandangan dengan pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu serta munculnya kemungkinan perubahan politik di negara tersebut.

AS Bangun Komunikasi dengan Tokoh Oposisi

Laporan Channel 12 Israel pada Minggu (21/6) menyebut sejumlah pejabat pemerintahan Presiden Donald Trump meyakini pemerintahan Netanyahu berpotensi digantikan di masa mendatang.

Karena itu, AS disebut mulai melakukan kontak informal dengan tokoh oposisi seperti Naftali Bennett, pemimpin Partai Together, dan Gadi Eisenkot, pemimpin Partai Yashar.

“Pemerintahan AS telah menyatakan keprihatinan terhadap kelompok garis keras dalam pemerintahan Netanyahu dan berupaya membangun basis dukungan publik baru menjelang pemilu,” demikian laporan Channel 12.

Media tersebut juga menyebut oposisi Israel dalam beberapa bulan terakhir berupaya membangun hubungan dengan pemerintahan AS, meski hasilnya masih terbatas.

“Langkah Amerika bertujuan memanfaatkan peluang politik di tengah krisis kepercayaan terhadap pemerintah Israel saat ini,” sebut laporan itu.

Menurut laporan tersebut, Washington memandang perlu membangun “mekanisme kepercayaan informal baru” dengan Israel meskipun Presiden Trump belum secara terbuka memberikan dukungan kepada tokoh politik Israel lainnya.

Survei Tunjukkan Oposisi Berpeluang Menang

Laporan itu muncul seiring hasil jajak pendapat yang diterbitkan harian Maariv pada Jumat yang menunjukkan blok oposisi berpeluang membentuk pemerintahan jika pemilu digelar saat ini.

Survei tersebut memperkirakan oposisi mampu meraih 61 kursi parlemen, sementara blok pendukung Netanyahu hanya memperoleh 49 kursi.

Partai-partai Arab juga diproyeksikan mendapatkan sekitar 10 kursi dalam pemilu yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober mendatang.

Perbedaan Sikap Terkait Iran dan Lebanon

Isu komunikasi antara AS dan oposisi Israel mencuat ketika Washington dan Teheran sedang menjalani perundingan di Swiss yang dimediasi Pakistan untuk mengakhiri konflik militer yang dipicu serangan AS-Israel terhadap Iran pada Februari lalu.

Kesepakatan sementara yang dibahas mencakup penghentian permusuhan di berbagai front, termasuk Lebanon.

Namun, pemerintah Israel menolak mengaitkan persoalan Iran dengan situasi di Lebanon.

Netanyahu menegaskan Israel tidak akan menarik pasukannya dari wilayah yang diduduki di Lebanon selatan.

Berdasarkan data resmi Lebanon, serangan Israel sejak 2 Maret telah menewaskan hampir 4.000 orang dan melukai lebih dari 12.000 lainnya.

Penulis :
Ahmad Yusuf