
Pantau - Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan serangan militer Ukraina terhadap infrastruktur Rusia tidak memengaruhi situasi di garis depan, sementara kerusakan yang terjadi disebut sedang dipulihkan dengan cepat.
Putin Sebut Infrastruktur Tetap Berfungsi Stabil
Putin mengatakan kerusakan infrastruktur akibat serangan Ukraina tidak bersifat kritis karena seluruh sistem masih beroperasi secara stabil dengan cadangan kapasitas yang besar.
"Masalah yang timbul tidak bersifat kritis. Semua berfungsi secara stabil dan memiliki cadangan kapasitas yang besar," ungkap Putin.
Ia juga menegaskan bahwa serangan yang disebutnya sebagai aksi teror tidak mengubah kondisi pertempuran di garis depan maupun di garis kontak.
"Semua serangan teroris ini tidak berdampak pada situasi di garis depan. Ini fundamental. Semua serangan, di mana pun mereka menghantam infrastruktur kami, sama sekali tidak memengaruhi situasi di garis depan maupun di garis kontak," ujarnya.
Rusia Klaim Ukraina Ingin Tekan Moskow Lewat Serangan Infrastruktur
Menurut Putin, serangan terhadap infrastruktur sipil Rusia bertujuan tidak hanya menimbulkan kerugian, tetapi juga mendukung kampanye informasi dalam konfrontasi dengan Moskow.
"Secara umum, serangan terhadap infrastruktur sipil kami dilakukan bukan hanya untuk menimbulkan kerugian bagi kami, meskipun saya pikir itu penting bagi musuh, tetapi juga untuk mendukung kampanye informasi sebagai bagian dari konfrontasi dengan Rusia," katanya.
Putin menilai langkah tersebut bertujuan menumbuhkan keraguan di tengah masyarakat Rusia, memecah persatuan nasional, serta memaksa Rusia menghentikan sementara operasi militernya agar tercipta kondisi yang menguntungkan bagi dimulainya perundingan.
"Kami tak akan memberi mereka kesempatan seperti itu," tegasnya.
Informasi tersebut disampaikan Putin dalam wawancara dengan Vesti yang dikutip RIA Novosti pada Senin.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





