HOME  ⁄  Geopolitik

AS dan Iran Dikabarkan Akan Bertemu di Qatar Setelah Sepakati Penghentian Permusuhan

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

AS dan Iran Dikabarkan Akan Bertemu di Qatar Setelah Sepakati Penghentian Permusuhan
Foto: (Sumber :Ilustrasi - Perundingan damai antara Amerika Serikat dan Iran. Anadolu Agency/pri..)

Pantau - Amerika Serikat dan Iran dikabarkan sepakat menghentikan permusuhan serta akan menggelar pertemuan di Doha, Qatar, pada Selasa untuk membahas perselisihan terkait Selat Hormuz setelah terjadi perbedaan penafsiran atas implementasi nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) yang mengakhiri perang.

Pertemuan Difokuskan pada Selat Hormuz

Menurut laporan Axios yang dikutip Anadolu, bentrokan terbaru dipicu oleh perbedaan penafsiran terhadap pelaksanaan MoU, khususnya mengenai ketentuan di Selat Hormuz.

Seorang pejabat senior Amerika Serikat mengatakan, "Kami memutuskan untuk menghentikan seluruh aktivitas kinetik," merujuk pada penghentian serangan dan operasi bersenjata lainnya.

Berdasarkan MoU tersebut, Iran berkomitmen mengupayakan keselamatan pelayaran kapal-kapal dagang di Selat Hormuz, sementara Amerika Serikat menyepakati pencabutan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Dalam pembicaraan di Swiss pekan lalu, Wakil Presiden AS JD Vance dan delegasi Iran juga menyepakati pembentukan jalur komunikasi langsung antara militer AS dan Korps Garda Revolusi Islam (Islamic Revolutionary Guard Corps/IRGC) Iran guna mengoordinasikan pelayaran di Selat Hormuz.

Pembahasan Bergeser dari Program Nuklir

Laporan tersebut menyebut jalur komunikasi langsung itu hingga Sabtu belum beroperasi meski Iran kembali menegaskan kapal-kapal harus berkoordinasi sebelum melintasi Selat Hormuz.

Pertemuan yang semula dijadwalkan berlangsung di Swiss untuk membahas program nuklir Iran kemudian dipindahkan ke Doha, Qatar, dengan fokus utama bergeser pada situasi di Selat Hormuz akibat eskalasi terbaru.

Sebelumnya, The Wall Street Journal melaporkan perundingan AS-Iran mengalami kebuntuan setelah bentrokan kembali terjadi.

MoU Islamabad mulai berlaku pada 18 Juni setelah ditandatangani secara elektronik oleh Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Dokumen tersebut mencakup penghentian perang, pembukaan kembali Selat Hormuz, pencabutan blokade laut Amerika Serikat terhadap Iran, serta perundingan lanjutan mengenai program nuklir Iran.

Penulis :
Ahmad Yusuf