
Pantau - Pemerintah Iran menyatakan pejabat dari lebih dari 100 negara akan menghadiri rangkaian upacara penghormatan dan pemakaman mendiang Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei yang dimulai di Teheran pada Jumat (3/7).
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei mengatakan para tamu asing terdiri atas kepala negara, ketua parlemen, menteri luar negeri, utusan khusus pemerintah, serta berbagai tokoh dan kelompok masyarakat.
Baghaei mengungkapkan, “Rangkaian upacara perpisahan dan pemakaman mendiang pemimpin Iran tersebut merupakan peristiwa yang bersejarah dan sangat penting bagi rakyat Iran.”
Upacara penghormatan dimulai di Teheran pada Jumat pagi waktu setempat dan dilanjutkan pada sore hari dengan kehadiran para pejabat tinggi serta tokoh politik dari berbagai negara.
Prosesi Berlangsung Hingga Irak
Wakil Menteri Dalam Negeri Iran sekaligus Kepala Kantor Pusat Penyelenggara Pemakaman, Ali Akbar Pourjamshidian, menjelaskan prosesi perpisahan akan dilanjutkan di Aula Salat Mosalla Imam Khomeini, Teheran, pada Sabtu (4/7) dan Minggu (5/7).
Prosesi pemakaman dijadwalkan berlangsung pada Senin (6/7) dengan perkiraan dihadiri massa dalam jumlah besar dari Iran maupun negara lain.
Selanjutnya, upacara akan digelar di Kota Qom pada Selasa (7/7), sebelum jenazah dipindahkan ke Irak pada Rabu (8/7) untuk rangkaian penghormatan berikutnya.
Jenazah Ali Khamenei dijadwalkan dimakamkan di Kota Mashhad, Iran timur laut, pada Kamis (9/7).
Pemerintah Tetapkan Hari Berkabung
Pemerintah Iran menutup berbagai layanan publik di Teheran mulai Sabtu hingga Selasa guna mendukung kelancaran rangkaian upacara.
Otoritas Iran juga menetapkan Kamis sebagai hari berkabung nasional.
Ali Khamenei tewas dalam serangan Amerika Serikat dan Israel di Teheran pada 28 Februari 2026.
Putranya, Mojtaba Khamenei, kemudian dipilih sebagai Pemimpin Tertinggi Iran yang baru pada Maret 2026.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





