
Pantau - Pemerintah Amerika Serikat dilaporkan menunda rencana tambahan pengurangan pasukan di Eropa setelah usulan yang disiapkan Menteri Pertahanan Pete Hegseth dibagikan kepada Menteri Luar Negeri Marco Rubio dan sejumlah pejabat senior lainnya.
Laporan tersebut diungkap The Wall Street Journal yang mengutip sejumlah sumber yang mengetahui pembahasan kebijakan tersebut.
Rencana itu semula akan diumumkan Hegseth dalam pertemuan para pejabat militer tertinggi NATO di Brussels pada bulan lalu.
Menurut laporan tersebut, usulan pengurangan pasukan melampaui pembatalan penempatan satu brigade lapis baja ke Polandia serta penarikan satu brigade infanteri dari Rumania yang sebelumnya telah diumumkan.
Namun, proposal tersebut akhirnya ditangguhkan setelah dibahas bersama Marco Rubio yang juga menjabat sebagai penasihat keamanan nasional Presiden Donald Trump serta sejumlah pejabat senior lainnya.
Laporan The Wall Street Journal menyebut Hegseth awalnya berencana menyampaikan kepada para kepala militer NATO bahwa Amerika Serikat tengah mempersiapkan pengurangan tambahan pasukan di kawasan Eropa.
Sebelumnya, pada Mei 2026, pemerintahan Presiden Donald Trump telah mengumumkan rencana penarikan sekitar 5.000 personel militer Amerika Serikat dari Eropa.
Hingga laporan tersebut diterbitkan, belum ada informasi resmi mengenai kelanjutan maupun jadwal baru pelaksanaan rencana pengurangan pasukan tersebut.
- Penulis :
- Aditya Yohan





